PENGARUH DESENTRALISASI FISKAL DALAM PELAKSANAAN OTONOMI DAERAH TERHADAP KESEJAHTERAAN MASYARAKAT (Studi Kasus pada Kab/Kota di Provinsi Jawa Tengah)

WIJAYA, Shafira Dikla and RAHARDJO, Shiddiq Nur,(27 July 2023), PENGARUH DESENTRALISASI FISKAL DALAM PELAKSANAAN OTONOMI DAERAH TERHADAP KESEJAHTERAAN MASYARAKAT (Studi Kasus pada Kab/Kota di Provinsi Jawa Tengah). , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED

[thumbnail of Cover] Text (Cover) - Published Version
Download (93kB)
[thumbnail of Abstrak (Inggris)] Text (Abstrak (Inggris)) - Published Version
Download (56kB)
[thumbnail of Abstrak (Indonesia)] Text (Abstrak (Indonesia)) - Published Version
Download (56kB)
[thumbnail of Daftar Isi] Text (Daftar Isi) - Published Version
Download (74kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka) - Published Version
Download (191kB)
[thumbnail of Fulltext PDF Bookmarks] Text (Fulltext PDF Bookmarks)
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Kesejahteraan masyarakat adalah kondisi terpenuhinya kebutuhan material, spiritual, dan sosial warga negara agar dapat hidup layak dan mampu mengembangkan diri, sehingga dapat melaksanakan fungsi sosialnya. Tingkat kesejahteraan Jawa Tengah berada diperingkat dua terbawah di Pulau Jawa dengan gap yang cukup besar. Hal ini mengindikasikan adanya ketidakmerataan pembangunan manusia di Indonesia. Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh desentralisasi fiskal melalui variabel Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Bagi Hasil (DBH), Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Belanja Daerah terhadap kesejahteraan masyarakat melalui Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Populasi dalam penelitian ini terdiri dari Kabupaten dan Kota se-Jawa Tengah periode 2015-2020. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang berasal dari publikasi Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan dan Badan Pusat Statistik (BPS). Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, dan pengujian hipotesis dengan analisis regresi linier berganda. Jumlah observasi dalam penelitian ini sebanyak 210 data. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa variabel desentralisasi fiskal berupa PAD dan Belanja Daerah berpengaruh positif terhadap IPM. Sedangkan variabel DAU berpengaruh negatif terhadap IPM. Variabel desentralisasi fiskal berupa DAK dan DBH tidak berpengaruh terhadap IPM.
Keywords : Human Development Index, Regional Original Revenue, Regional Expenditures, Transfer Fund, Indeks Pembangunan Manusia, Pendapatan Asli Daerah, Belanja Daerah, Dana Transfer.
Journal or Publication Title: UNSPECIFIED
Volume: UNSPECIFIED
Number: UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Akuntansi
Depositing User: Shafira Dikla Wijaya
Date Deposited: 16 Aug 2023 07:54
Last Modified: 16 Aug 2023 07:54
URI: https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/13221

Actions (login required)

View Item
View Item