RAMADHAN, Danang and ARFINTO, Erman Denny,(24 June 2025), ANALISIS DIMENSI LIKUIDITAS PASAR TERHADAP TRADING VOLUME ACTIVITY DAN ABNORMAL RETURN MENGGUNAKAN NON-SYNCHRONOUS TRADING SEBAGAI VARIABEL KONTROL PADA SAHAM UNUSUAL MARKET ACTIVITY (UMA) DI BURSA EFEK INDONESIA. , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED
Download (44kB)
Download (15kB)
Download (22kB)
Download (144kB)
Download (258kB)
Restricted to Repository staff only
Download (4MB) | Request a copy
Abstract
Penelitian ini berkontribusi pada literatur market microstructure dengan
mengidentifikasi potensi anomali yang mungkin disebabkan oleh manipulasi pasar.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi anomali dalam microstructure
saham Unusual Market Activity (UMA) yang memiliki maupun tidak memiliki
informasi material sebagai tolak ukur efisiensi informasi.
Penelitian ini menganalisis hubungan antara dimensi likuiditas (tightness,
depth, dan resilience), Trading Volume Activity (TVA), dan Abnormal Return (AR),
menggunakan non-synchronous trading sebagai variabel kontrol untuk
memperkuat validitas temuan. Populasi penelitian meliputi 262 saham yang
menerima peringatan UMA pada tahun 2024, yang kemudian dibagi menjadi dua
kelompok yaitu 31 saham dengan corporate action selama event window UMA
(kelompok informasi material) dan 31 saham tanpa corporate action dengan TVA
dan AR tertinggi (kelompok tanpa informasi material). Selain itu, kedua sampel
saham digabungkan dengan menambahkan variabel dummy (saham corporate
action diberi angka 1 dan non corporate action diberi angka 0) untuk melihat
perbedaan TVA dan AR dari kedua sampel tersebut. Penelitian ini menggunakan
data interval 30 menit untuk menghitung dimensi likuiditas harian.
Hasil penelitian menunjukan bahwa pada saham corporate action terdapat
satu hubungan anomali yaitu resilience terhadap TVA. Sementara pada saham non
corporate action menunjukan tiga hubungan anomali yaitu resilience terhadap
TVA serta tightness dan depth terhadap AR. Selain itu, TVA dan AR pada saham
non corporate action secara signifikan lebih tinggi dibandingkan dengan TVA dan
AR pada saham corporate action. Oleh karena itu, temuan ini memperkuat bukti
bahwa saham yang menerima peringatan UMA memang memiliki probabilitas
tinggi sedang dimanipulasi, khususnya ketika tidak disertai informasi corporate
action di sekitar periode pengumuman. Implikasi praktis penelitian ini diharapkan
dapat menjadi panduan bagi investor dalam mengambil keputusan transaksi,
terutama untuk saham UMA yang tidak didukung oleh rilisnya informasi penting
dari perusahaan.
| Keywords : | Market Microstructure, Market Manipulation, Market Efficiency, Liquidity, Unusual Market Activity (UMA), Market Microstructure, Market Manipulation, Market Efficiency, Liquidity, Unusual Market Activity (UMA) |
|---|---|
| Journal or Publication Title: | UNSPECIFIED |
| Volume: | UNSPECIFIED |
| Number: | UNSPECIFIED |
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
| Subjects: | Manajemen |
| Depositing User: | Danang Ramadhan |
| Date Deposited: | 30 Jun 2025 01:44 |
| Last Modified: | 30 Jun 2025 01:44 |
| URI: | https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/16506 |


