PRAMUDITA, Salsabila and MUTMAINAH, Siti,(19 November 2025), PENGARUH INTELLECTUAL CAPITAL DAN STRUKTUR MODAL TERHADAP KINERJA KEUANGAN DENGAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE SEBAGAI VARIABEL MODERASI (Studi Empiris pada Perusahaan Sektor Consumer Cyclicals dan Non-Cyclicals di Bursa Efek Indonesia Tahun 2021-2024). , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED
Download (1MB)
Download (1MB)
Download (1MB)
Download (1MB)
Download (1MB)
Restricted to Repository staff only
Download (2MB) | Request a copy
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Intellectual Capital (IC) dan Struktur Modal terhadap Kinerja Keuangan dengan Good Corporate Governance (GCG) sebagai variabel moderasi. Objek penelitian difokuskan pada perusahaan sektor consumer cyclicals dan consumer non-cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2021–2024. Sektor tersebut dipilih karena memiliki karakteristik yang berbeda dalam siklus ekonomi dan tingkat sensitivitas terhadap risiko bisnis, sehingga relevan untuk menguji pengaruh faktor internal terhadap profitabilitas.
Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik purposive sampling. Data diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keuangan perusahaan yang dipublikasikan di situs resmi BEI. Variabel independen terdiri dari intellectual capital yang diukur menggunakan metode Value Added Intellectual Coefficient (VAIC™) dan struktur modal yang diproksikan dengan Debt to Asset Ratio (DAR). Variabel dependen yaitu kinerja keuangan diukur melalui Return on Assets (ROA), sedangkan Good Corporate Governance (GCG) diproksikan dengan proporsi komisaris independen dan keberadaan komite audit sebagai variabel moderasi. Analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda dan Moderated Regression Analysis (MRA) menggunakan perangkat lunak SPSS.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa intellectual capital berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja keuangan, sedangkan struktur modal berpengaruh negatif signifikan. Selanjutnya, good corporate governance berpengaruh signifikan namun memperlemah hubungan antara intellectual capital dan kinerja keuangan serta memperkuat pengaruh negatif antara struktur modal dan kinerja keuangan. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan GCG yang terlalu ketat dapat membatasi fleksibilitas manajerial dalam mengelola sumber daya intelektual dan kebijakan pendanaan, sehingga pengaruh kedua variabel tersebut terhadap kinerja keuangan menjadi melemah.
| Keywords : | Intellectual Capital, Capital Structure, Good Corporate Governance (GCG), Financial Performance, Consumer Sector., Intellectual Capital, Struktur Modal, Good Corporate Governance (GCG), Kinerja Keuangan, Sektor Consumer. |
|---|---|
| Journal or Publication Title: | UNSPECIFIED |
| Volume: | UNSPECIFIED |
| Number: | UNSPECIFIED |
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
| Subjects: | Akuntansi |
| Depositing User: | Salsabila Pramudita |
| Date Deposited: | 01 Dec 2025 02:20 |
| Last Modified: | 01 Dec 2025 02:20 |
| URI: | https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/17364 |


