TATA KELOLA PERUSAHAAN DAN PENGUNGKAPAN RISIKO: BUKTI DARI PARA PENGADOPSI PELAPORAN TERINTEGRASI (Studi empiris pada perusahaan non-keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2024)

SEPTYANTO, Rhino Ariel and MUCHAMAD, Syafruddin,(10 February 2026), TATA KELOLA PERUSAHAAN DAN PENGUNGKAPAN RISIKO: BUKTI DARI PARA PENGADOPSI PELAPORAN TERINTEGRASI (Studi empiris pada perusahaan non-keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2024). , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED

[thumbnail of Cover] Text (Cover) - Published Version
Download (258kB)
[thumbnail of Abstrak (Inggris)] Text (Abstrak (Inggris)) - Published Version
Download (275kB)
[thumbnail of Abstrak (Indonesia)] Text (Abstrak (Indonesia)) - Published Version
Download (250kB)
[thumbnail of Daftar Isi] Text (Daftar Isi) - Published Version
Download (279kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka) - Published Version
Download (343kB)
[thumbnail of Fulltext PDF Bookmarks] Text (Fulltext PDF Bookmarks)
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini dirancang untuk mengeksplorasi sejauh mana kualitas tata kelola perusahaan memoderasi atau memengaruhi luas dan kedalaman pengungkapan informasi risiko pada laporan terintegrasi di kalangan emiten non-keuangan Indonesia. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Ukuran Dewan Komisaris (UDK), Keragaman Gender Dewan Komisaris (KGDK), Independensi Dewan Komisaris (IDK), Frekuensi Rapat Dewan Komisaris (FRDK) sebagai variabel independen, Indeks Pengungkapan Risiko (IPR) sebagai variabel dependen, serta Profitabilitas (PROF), Ukuran Perusahaan (UkP), Umur Perusahaan (UmP), Industri teknologi Tinggi (ITT), Sensitivitas Lingkungan (SL) dan Ukuran Komite Audit (UKA) sebagai variabel kontrol. Penelitian ini mengobservasi populasi perusahaan sektor non-keuangan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama tahun 2024. Melalui penerapan teknik purposive sampling, diperoleh sebanyak 153 observasi yang relevan dengan kriteria penelitian. Selanjutnya, verifikasi hipotesis dilakukan menggunakan analisis regresi linear berganda dengan dukungan komputasi dari perangkat lunak SPSS (Statistical Product and Service Solutions). Temuan penelitian menyatakan bahwa Ukuran Dewan Komisaris dan Keanekaragaman Gender Dewan Komisaris memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap luasan pengungkapan risiko dalam laporan terintegrasi. Sementara itu, Independensi Dewan Komisaris dan Frekuensi Rapat Dewan Komisaris terbukti tidak memberikan dampak yang berarti bagi luasnya pengungkapan risiko dalam laporan terintegrasi.
Keywords : Corporate Governance, Risk Disclosure, Integrated Reporting, Board Of Commissioners, Tata kelola Perusahaan, Pengungkapan Risiko, Laporan Terintegrasi, Dewan Komisaris
Journal or Publication Title: UNSPECIFIED
Volume: UNSPECIFIED
Number: UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Akuntansi
Depositing User: Rhino Ariel Septyanto
Date Deposited: 25 Feb 2026 04:59
Last Modified: 25 Feb 2026 04:59
URI: https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/17720

Actions (login required)

View Item
View Item