NURKHIN, Ahmad and ROHMAN, Abdul and PRABOWO, Tri Jatmiko Wahyu,(27 February 2026), PRAKTIK AKUNTABILITAS KEUANGAN LILLAHI TA’ALA: STUDI ETNOGRAFI PADA PONDOK PESANTREN ASSALAFY AL ASROR. , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED
Download (217kB)
Download (262kB)
Download (263kB)
Download (377kB)
Download (280kB)
Restricted to Repository staff only
Download (2MB) | Request a copy
Abstract
Akuntabilitas memiliki peran vital dalam organisasi publik karena terkait erat dengan legitimasi dan saling memberikan pengaruh. Akuntabilitas berfungsi sebagai instrumen pengendalian yang dapat digunakan oleh pihak internal maupun eksternal untuk menilai kinerja serta tindakan organisasi. Setiap organisasi yang mengelola dana masyarakat seharusnya dapat menyajikan pertanggungjawaban keuangan secara formal. Pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam mempunyai karakteristik khas dalam pengelolaannya dan berkembang dalam beragam bentuk. Undang-undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren mendorong akuntabilitas pondok pesantren di Indonesia. Studi ini bertujuan untuk mengungkap praktik akuntabilitas keuangan lillahi ta’ala pada pondok pesantren salafiyah dengan menggunakan pendekatan etnografi.
Penelitian telah dilaksanakan di Pondok Pesantren Assalafy Al Asror dengan menggunakan teknik pengambilan data wawancara mendalam, observasi partisipan, dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah pengasuh (Kiai dan Nyai), Dewan Asatidz (guru madrasah diniyah), pengurus pondok, pengurus yayasan, manajemen dan guru sekolah, orang tua/wali santri, tokoh masyarakat, alumni, dan santri. Analisis data dilakukan dengan prosedur yang terdiri dari mengatur dan mempersiapkan data untuk dianalisis, membaca atau melihat semua data, memulai mengodekan semua data, menghasilkan deskripsi dan tema, memaknai deskripsi dan tema, dan interpretasi data. Pengkodean data dilakukan dengan metode grounded theory yang meliputi open coding, axial coding, dan selective coding.
Temuan penelitian mengungkap bahwa tata kelola keuangan di Pondok Pesantren Assalafy Al Asror masih berjalan sederhana dengan indikasi bahwa pencatatan dan pelaporan keuangan dilakukan secara manual dan pengawasan yang sederhana. Namun demikian, teknologi virtual account telah dimanfaatkan sebagai sarana penerimaan syahriyah santri, namun pengawasan dan pelaporan tetap bersifat personal dan informal. Peran stakeholders internal dan eksternal masih terbatas dalam mendorong akuntabilitas keuangan pondok pesantren. Akuntabilitas keuangan dibangun di atas nilai lillahi ta’ala yang terwujud dalam nilai keberkahan, amanah, kejujuran, dan tanggung jawab, bukan melalui mekanisme teknisadministratif seperti laporan keuangan formal atau audit eksternal. Keuangan pesantren dipandang sebagai amanah ibadah, sehingga pengawasan utamanya bersumber dari kesadaran moral dan ketakwaan kepada Allah. Kiai berperan sebagai sumber nilai dan arah moral dan Nyai berperan sebagai aktor penting dalam memastikan akuntabilitas berjalan. Nyai berkontribusi dalam membimbing santri bendahara, menerima laporan kas, dan menjaga keteraturan administrasi serta mitra dalam pengambilan keputusan strategis.
Studi ini memberikan kontribusi pada pengembangan pemahaman teoretis mengenai akuntabilitas yang berlandaskan nilai religius (lillahi ta’ala) di lembaga keagamaan. Dari sisi praktis, penelitian ini merekomendasikan pesantren untuk merancang sistem dokumentasi sederhana dan modern, serta akuntabilitas terstandard yang sejalan dengan nilai-nilai spiritual, memperkuat dukungan struktural bagi Nyai dalam menjalankan fungsi pengawasan keuangan, serta menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan akuntabilitas keuangan yang berbasis pada nilai. Penelitian ini terbatas pada satu pesantren salafiyah dengan jumlah informan yang terbatas. Pendekatan etnografi memberikan pemahaman mendalam pada konteks yang diteliti walaupun sarat interpretasi subjektif sesuai posisi peneliti di lapangan dan temuan tidak dapat digeneralisasi.
| Keywords : | accountability, lillahi ta’ala, values of blessing, trustworthiness, Kiai, Nyai, governance, pesantren’s finance, salafiyah pesantren, akuntabilitas, lillahi ta’ala, amanah, keberkahan, Kiai, Nyai, tata kelola, keuangan pesantren, pondok pesantren salafiyah |
|---|---|
| Journal or Publication Title: | UNSPECIFIED |
| Volume: | UNSPECIFIED |
| Number: | UNSPECIFIED |
| Item Type: | Thesis (PhD) |
| Subjects: | Akuntansi |
| Depositing User: | Ahmad Nurkhin |
| Date Deposited: | 17 Mar 2026 01:51 |
| Last Modified: | 17 Mar 2026 01:51 |
| URI: | https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/17821 |


