FENOMENA HUSTLE CULTURE DAN QUIET QUITTING INTENTION PADA PERSPEKTIF ANGGOTA DAN PENGURUS PADUAN SUARA MAHASISWA UNIVERSITAS DIPONEGORO

AL BIREUNI, Najmi Fadhil and IRVIANA, Lala,(13 March 2026), FENOMENA HUSTLE CULTURE DAN QUIET QUITTING INTENTION PADA PERSPEKTIF ANGGOTA DAN PENGURUS PADUAN SUARA MAHASISWA UNIVERSITAS DIPONEGORO. , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED

[thumbnail of Cover] Text (Cover) - Published Version
Download (132kB)
[thumbnail of Abstract (INGGRIS)] Text (Abstract (INGGRIS)) - Published Version
Download (172kB)
[thumbnail of Abstrak (Indonesia)] Text (Abstrak (Indonesia)) - Published Version
Download (172kB)
[thumbnail of Daftar Isi] Text (Daftar Isi) - Published Version
Download (199kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka) - Published Version
Download (267kB)
[thumbnail of Fulltext PDF Bookmark] Text (Fulltext PDF Bookmark)
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya fenomena hustle culture dan quiet quitting intention dalam berbagai konteks organisasi, termasuk organisasi mahasiswa. Pada lingkungan Paduan Suara Mahasiswa Universitas Diponegoro, intensitas latihan yang tinggi, tuntutan kepengurusan yang responsif, serta ekspektasi pencapaian prestasi berpotensi membentuk budaya kerja yang menekankan produktivitas berlebihan. Di sisi lain, muncul gejala penarikan diri secara pasif dari sebagian anggota maupun pengurus yang tetap terdaftar dalam organisasi tetapi membatasi kontribusinya pada tingkat minimum. Kondisi ini menunjukkan adanya dinamika antara budaya kerja yang menuntut dengan respons individu dalam menjaga keseimbangan akademik, organisasi, dan kesejahteraan pribadi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk fenomena hustle culture dan quiet quitting, mengidentifikasi faktor-faktor penyebabnya, serta menganalisis hubungan keduanya dalam konteks organisasi mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi pada Paduan Suara Mahasiswa Universitas Diponegoro. Informan terdiri atas anggota dan pengurus yang dipilih secara purposive berdasarkan tingkat keterlibatan dan pengalaman mereka dalam organisasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, observasi partisipatif pada kegiatan latihan dan kepengurusan, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan tesimpulan dengan teknik triangulasi sumber untuk meningkatkan validitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hustle culture di lingkungan PSM Undip termanifestasi dalam bentuk intensitas latihan yang hampir setiap hari, tuntutan respons cepat dalam koordinasi organisasi, ekspektasi komitmen tinggi, serta adanya unspoken agreement mengenai loyalitas melebihi peran formal. Budaya ini mendorong performa dan solidaritas tim, namun memicu kelelahan emosional, burnout, dan gangguan keseimbangan akademik. Sementara itu, quiet quitting intention muncul sebagai respons adaptif terhadap tekanan, ditandai dengan berkurangnya kehadiran, pembatasan pada tugas inti, dan menurunnya keterlibatan emosional tanpa pengunduran diri resmi. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan budaya organisasi yang lebih seimbang agar prestasi berjalan selaras dengan kesejahteraan anggota dan pengurus.
Keywords : hustle culture, quiet quitting intention, organizational culture, burnout, student organization, student choir, member involvement., : hustle culture, quiet quitting intention, budaya organisasi, burnout, organisasi mahasiswa, paduan suara mahasiswa, keterlibatan anggota.
Journal or Publication Title: UNSPECIFIED
Volume: UNSPECIFIED
Number: UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Manajemen
Depositing User: Najmi Fadhil Al Bireuni
Date Deposited: 31 Mar 2026 05:18
Last Modified: 31 Mar 2026 06:06
URI: https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/17876

Actions (login required)

View Item
View Item