SUBADRIYAH, Subadriyah and ROHMAN, Abdul and HARTO, Puji,(11 December 2025), PERAN BUDAYA NASIONAL SEBAGAI VARIABEL PEMODERASI PENGARUH ENVIRONMENTAL, SOCIAL, AND GOVERNNANCE (ESG) TERHADAP AGRESIVITAS PAJAK. , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED
Download (407kB)
Download (390kB)
Download (390kB)
Download (401kB)
Download (641kB)
Restricted to Repository staff only
Download (3MB) | Request a copy
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran Environmental, Social,Governance (ESG) terhadap agresivitas pajak (TAG) dengan budaya nasional sebagai variable moderasi. Variable independen penelitian ini adalah kinerja lingkungan, kinerja social, dan kinerja tata kelola perusahaan dengan variabel
dependen agresivitas pajak. Pengaruh moderasi budaya nasional diuji masing masing dimensi yaitu: jarak kekuasaan, penghindaran ketidakpastian, individualisme, maskulinitas, orientasi jangka panjang, dan indulgensi.
Penelitian ini menggunakan sampel 331 perusahaan dari berbagai negara dengan waktu pengamatan selama 5 tahun dari tahun 2018 sampai dengan 2022.
Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif menggunakan data sekunder.
Data sekunder untuk berupa laporan yang telah tersedia di Bloomberg Database yaitu: Corporate Environmental Performance (kinerja lingkungan perusahaan),
Corporate Social Performance (kinerja sosial perusahaan), dan Corporate
Governance Performance (kinerja tata kelola perusahaan). Sedangkan nilai dari budaya nasional akan diperoleh dari indeks hoftstede yang tersedia di website
Geert Hoftstede. Analisis data yang digunakan untuk menguji setiap hipotesis yang diajukan adalah analisis Structural Equation Modeling (SEM).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua dimensi ESG yaitu kinerja lingkungan, kinerja sosial, dan kinerja tata kelola terbukti menunjukkan pengaruh negatif terhadap agresivitas pajak. Pengaruh moderasi budaya nasional dalam
hubungan kinerja lingkungan terhadap agresivitas pajak mampu ditunjukkan pada dimensi jarak kekuasaan, dan indulgensi. Sedangkan pengaruh moderasi budaya nasional pada hubungan kinerja social terhadap agresivitas dapata ditunjukan pada
dimensi jarak kekuasaan, penghindaran ketidakpastian, maskulinitas, dan orientasi jangka panjang. Pengaruh kinerja tata kelola perusahaan terhadap agresivitas pajak selanjutnya dapat dimoderasi oleh jarak kekuasaan dan budaya individualisme.
| Keywords : | Environmental, Social, Governance (ESG), Tax Aggressiveness, National Culture., UNSPECIFIED |
|---|---|
| Journal or Publication Title: | UNSPECIFIED |
| Volume: | UNSPECIFIED |
| Number: | UNSPECIFIED |
| Item Type: | Thesis (PhD) |
| Subjects: | Akuntansi |
| Depositing User: | subadriyah - subadriyah |
| Date Deposited: | 02 Apr 2026 01:20 |
| Last Modified: | 02 Apr 2026 01:22 |
| URI: | https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/17887 |


