PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN, KOMPLEKSITAS PERUSAHAAN, LEVERAGE, FINANCIAL DISTRESS, PROFITABILITAS, DAN SPESIALISASI INDUSTRI AUDITOR TERHADAP PENGUNGKAPAN HAL AUDIT UTAMA

MAKARIM, Muhammad Ahsan and DARSONO, Darsono,(10 April 2026), PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN, KOMPLEKSITAS PERUSAHAAN, LEVERAGE, FINANCIAL DISTRESS, PROFITABILITAS, DAN SPESIALISASI INDUSTRI AUDITOR TERHADAP PENGUNGKAPAN HAL AUDIT UTAMA. , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED

[thumbnail of Cover] Text (Cover) - Published Version
Download (660kB)
[thumbnail of Abstrak (Inggris)] Text (Abstrak (Inggris)) - Published Version
Download (685kB)
[thumbnail of Abstrak (Indonesia)] Text (Abstrak (Indonesia)) - Published Version
Download (760kB)
[thumbnail of Daftar Isi] Text (Daftar Isi) - Published Version
Download (1MB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka) - Published Version
Download (770kB)
[thumbnail of Fulltext PDF Bookmarks] Text (Fulltext PDF Bookmarks)
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan pengungkapan Hal Audit Utama (HAU) pada perusahaan non-keuangan dengan kompleksitas audit tinggi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2023-2024, yaitu pada fase transisi dari kepatuhan berbasis standar profesi menuju kepatuhan berbasis regulasi otoritas pasar modal berdasarkan POJK No. 30 Tahun 2023. Variasi jumlah HAU yang diungkapkan auditor meskipun berada dalam kerangka regulasi yang sama menimbulkan pertanyaan mengenai faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian ini menguji pengaruh ukuran perusahaan, kompleksitas perusahaan, leverage, financial distress, profitabilitas, dan spesialisasi industri auditor terhadap pengungkapan HAU, baik secara parsial maupun simultan, dalam perspektif teori keagenan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan desain pooled cross-sectional (firm-year observations). Sampel penelitian terdiri dari 558 observasi perusahaan sektor industrial, basic materials, dan consumer noncyclicals periode 2023-2024 yang dipilih dengan metode total sampling. Variabel dependen diukur menggunakan jumlah absolut HAU dalam laporan auditor independen. Analisis data dilakukan menggunakan regresi Poisson dengan fungsi tautan log dan robust standard error (HC3) untuk mengatasi kondisi underdispersi. Model juga mengendalikan efek tahun dan sektor industri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran perusahaan dan kompleksitas perusahaan berpengaruh positif signifikan terhadap pengungkapan HAU, yang mengonfirmasi prediksi teori keagenan bahwa karakteristik struktural perusahaan yang meningkatkan agency costs mendorong auditor mengungkapkan lebih banyak HAU sebagai ekstensi mekanisme monitoring. Sementara itu, leverage, financial distress, profitabilitas, dan spesialisasi industri auditor tidak menunjukkan pengaruh signifikan secara parsial. Secara simultan, seluruh variabel independen berpengaruh signifikan terhadap pengungkapan HAU. Temuan ini mengindikasikan bahwa pada fase awal implementasi mandatory disclosure HAU, variasi pengungkapan lebih ditentukan oleh faktor intrinsik perusahaan yang memengaruhi kompleksitas proses audit daripada oleh kondisi keuangan atau diferensiasi kapabilitas auditor.
Keywords : Key Audit Matters, firm characteristics, auditor industry specialization, agency theory., Hal Audit Utama, karakteristik perusahaan, spesialisasi industri auditor, teori keagenan.
Journal or Publication Title: UNSPECIFIED
Volume: UNSPECIFIED
Number: UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Akuntansi
Depositing User: Muhammad Ahsan Makarim
Date Deposited: 05 May 2026 03:30
Last Modified: 05 May 2026 03:30
URI: https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/17956

Actions (login required)

View Item
View Item