INTENSI WHISTLEBLOWING PADA PENGADAAN BARANG DAN JASA: PERAN DETERMINAN DAN MODERASI

YUNIA, Dabella and CHARIRI, Anis and MUTMAINAH, Siti,(22 April 2026), INTENSI WHISTLEBLOWING PADA PENGADAAN BARANG DAN JASA: PERAN DETERMINAN DAN MODERASI. , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED

[thumbnail of Cover] Text (Cover) - Published Version
Download (295kB)
[thumbnail of Abstract (Inggris)] Text (Abstract (Inggris)) - Published Version
Download (343kB)
[thumbnail of Abstrak (Indonesia)] Text (Abstrak (Indonesia)) - Published Version
Download (346kB)
[thumbnail of Daftar Isi] Text (Daftar Isi) - Published Version
Download (372kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka) - Published Version
Download (364kB)
[thumbnail of Fulltext PDF Bookmarks] Text (Fulltext PDF Bookmarks)
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Whistleblowing berkontribusi besar dalam mengungkap kecurangan. Kasus kecurangan dalam pengadaan barang dan jasa di Banten merugikan negara ratusan miliyar rupiah. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti faktor-faktor yang kemungkinan memengaruhi intensi whistleblowing dalam pengadaan barang dan jasa sekaligus potensi budaya lokal dan efektivitas whistleblowing system yang kemungkinan memoderasi intensi whistleblowing. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dalam mengalisis penelitian. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah berbasis survei. Populasi dalam penelitian adalah Kelompok Kerja Pemilihan (Pokja) Pengadaan Barang dan Jasa tingkat Kabupaten/Kota di Provinsi Banten. Sampel penelitian adalah anggota Pokja Pengadaan Barang dan Jasa tingkat Kabupaten/Kota di Provinsi Banten yang memiliki pengalaman langsung dalam proses pengadaan barang dan jasa. Teknik analisis data untuk menguji penelitian ini menggunakan Structural Equation Modeling (SEM). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa fraud awareness, person-organization fit, perceived behavioral control, dan religiositas berpengaruh positif terhadap intensi whistleblowing. Persepsi efektivitas whistleblowing system memperkuat pengaruh fraud awareness dan religiositas terhadap intensi whistleblowing. Nilai-nilai budaya Jawara memperkuat pengaruh perceived behavioral control terhadap intensi whistleblowing. Namun, penelitian ini tidak dapat membuktikan bahwa persepsi efektivitas whistleblowing system memperkuat pengaruh person-organization fit dan perceived behavioral control terhadap intensi whistleblowing. Selain itu, penelitian ini juga tidak dapat membuktikan bahwa nilai-nilai budaya Jawara memperkuat pengaruh fraud awareness, person-organization fit, dan religiositas terhadap intensi whistleblowing.
Keywords : whistleblowing intention, perception of the effectiveness of the whistleblowing system, Jawara cultural values, moderation, structural equation modeling., intensi whistleblowing, persepsi efektivitas whistleblowing system, nilai-nilai budaya Jawara, moderasi, structural equation modeling.
Journal or Publication Title: UNSPECIFIED
Volume: UNSPECIFIED
Number: UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (PhD)
Subjects: Akuntansi
Depositing User: Dabella Yunia
Date Deposited: 12 May 2026 01:26
Last Modified: 12 May 2026 01:28
URI: https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/17976

Actions (login required)

View Item
View Item