GULTOM, Henry and MUHARAM, Harjum and DIRGANTARA, I Made Bayu,(1 April 2026), POLITICAL INNOVATION CAPABILITY SEBAGAI SOLUSI DALAM POLITICAL MARKETING UNTUK MENINGKATKAN PARTISIPASI POLITIK PADA PEMILU DAN PEMILIHAN SERENTAK 2029 DI JAWA TENGAH. , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED
Download (1MB)
Download (163kB)
Download (164kB)
Download (189kB)
Download (592kB)
Restricted to Repository staff only
Download (18MB) | Request a copy
Abstract
Disertasi ini menjawab fenomena pemasaran politik yang ada di Indonesia,
pasca dilaksanakannya pemilu dan pilkada serentak 2024, dimana terdapat
fluktuasi partisipasi politik, yang puncaknya terjadi pada tahun 2024. Selain itu,
terdapat fenomena surat suara tidak sah, yang merupakan bagian dari partisipasi
politik, namun tidak berujung pada representasi pada calon tertentu. Paradoks ini
dilengkapi dengan temuan empiris yang ditunjukkan dalam riset sebelumnya, di
mana hubungan antara pengetahuan politik dan partisipasi politik kerap berubahubah.
Untuk mengatasi fenomena dan research gap tersebut, riset ini
mengusulkan konstruk kebaruan, yaitu kapabilitas berinovasi dalam politik,
sebagai variabel mediasi sentral. Kerangka teoretis didasarkan pada
Mediamorphosis Theory (Fidler, 1997), yang menjelaskan transformasi media dan
bagaimana adaptasi terhadap evolusi media ini dapat menjadi fondasi untuk
kapabilitas berinovasi dalam politik, khususnya dalam konteks pemasaran politik
di Indonesia.
Penelitian kuantitatif eksplanatif ini menguji model konseptual yang
komprehensif antara hubungan pengetahuan politik, orientasi pasar proaktif,
dan kapasitas sumber daya terhadap partisipasi politik, baik secara langsung
maupun secara tidak langsung melalui mediasi political innovation capability.
Sebanyak sepuluh hipotesis dirumuskan untuk menguji jalur-jalur hubungan
tersebut. Pengumpulan data primer dilakukan melalui survei kuesioner terhadap
sampel purposif pemilih terdaftar (DPT) di Provinsi Jawa Tengah, wilayah yang
dipilih karena kompleksitas demografi dan elektoral yang tinggi. Analisis data
dilakukan dengan teknik Structural Equation Modeling (CB-SEM) untuk
mengkonfirmasi validitas model dan menguji signifikansi hubungan antar
variabel.
Hasil menunjukkan bahwa orientasi pasar proaktif, pengetahuan politik,
dan kapasitas sumberdaya, memberikan dukungan pada penguatan kapabilitas
berinovasi dalam politik dan partisipasi politik. Tedapat pula temuan dimana
tingginya kapabilitas berinovasi dalam politik tidak serta merta menguatkan
partisipasi politik. Pada analisis mediasi, orientasi pasar proaktif tidak
memberikan peran secara maksimal ketika mendapatkan pengaruh mediasi.
Secara praktis, hasil studi ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi partai politik,
penggiat pemasaran politik dan penyelenggara pemilu, dalam merumuskan
strategi komunikasi dan kebijakan yang lebih inovatif, responsif, dan efektif untuk
mendorong partisipasi politik yang lebih berkualitas dan berkelanjutan, khususnya
dalam menghadapi Pemilu dan Pilkada Serentak 2029
| Keywords : | political participation, political knowledge, political innovation capability, political marketing, mediamorphosis theory, UNSPECIFIED |
|---|---|
| Journal or Publication Title: | UNSPECIFIED |
| Volume: | UNSPECIFIED |
| Number: | UNSPECIFIED |
| Item Type: | Thesis (PhD) |
| Subjects: | Manajemen |
| Depositing User: | henry casandra gultom |
| Date Deposited: | 12 May 2026 03:34 |
| Last Modified: | 12 May 2026 03:34 |
| URI: | https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/17977 |


