FEBRIANISA, Najwasyalita Nur and HERSUGONDO, Hersugondo,(27 April 2026), PERAN INTERNAL FINANCING DALAM MEMODERASI PENGARUH CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP LEVERAGE PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI INDONESIA. , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED
Download (206kB)
Download (199kB)
Download (202kB)
Download (276kB)
Download (187kB)
Restricted to Repository staff only
Download (1MB) | Request a copy
Abstract
Tata kelola perusahaan yang terdiri dari lima aspek, yaitu komite audit, komisaris independen, dewan direksi, kepemilikan manajerial, dan kepemilikan institusional merupakan mekanisme penting yang harus diterapkan dengan baik oleh perusahaan yang ingin tumbuh dan berkembang di masa depan karena hal tersebut sangat berpengaruh terhadap kebijakan perusahaan terkait struktur modal (leverage)
dan struktur pendanaan, baik internal (laba ditahan) maupun eksternal (utang dan ekuitas). Namun, penelitian terdahulu yang relevan terkait pengaruh tata kelola perusahaan terhadap leverage masih sangat beragam dan inkonsisten. Selain itu, literatur terdahulu yang menjadikan pendanaan internal sebagai variabel moderasi masih sangat minim diteliti. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh tata kelola perusahaan terhadap leverage dengan pendanaan internal sebagai variabel moderasi pada perusahaan manufaktur yang telah terregistrasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2024.
Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 84 dari 344 perusahaan manufaktur di Indonesia yang dipilih menggunakan metode purposive sampling. Sehingga, diperoleh sebanyak 420 observasi. Tata kelola perusahaan, seperti komite
audit, komisaris independen, dan dewan direksi diukur menggunakan total masing-masing anggota. Sedangkan, kepemilikan manajerial dan kepemilikan institusional
diukur melalui total masing-masing anggota dibagi total saham beredar. Selanjutnya, leverage diukur menggunakan rasio DAR dan pendanaan internal diukur menggunakan laba ditahan. Analisis menggunakan regresi data panel dan moderated regression analysis (MRA) untuk model moderasi dengan pendekatan robust standard error metode white cross-section.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel tata kelola perusahaan secara bersama-sama mampu memengaruhi leverage. Selanjutnya, pada uji t variabel komite audit, kepemilikan manajerial, dan kepemilikan institusional mampu berpengaruh
negatif signifikan setelah variabel pendanaan internal dimasukkan. Pada model MRA, variabel komite audit berpengaruh positif signifikan terhadap leverage dan pendanaan internal mampu memoderasi hubungan antara keduanya. Variabel dewan komisaris juga berpengaruh negatif signifikan terhadap leverage dan pendanaan internal juga
mampu memoderasi hubungan antara keduanya. Temuan ini mengindikasikan bahwa tidak semua variabel tata kelola perusahaan dapat secara langsung berpengaruh terhadap leverage, namun juga mempertimbangkan faktor lain, seperti pendanaan internal perusahaan.
| Keywords : | Corporate Governance; Leverage; Internal Financing, Tata kelola perusahaan; Leverage; Pendanaan internal |
|---|---|
| Journal or Publication Title: | UNSPECIFIED |
| Volume: | UNSPECIFIED |
| Number: | UNSPECIFIED |
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
| Subjects: | Manajemen |
| Depositing User: | Najwasyalita Nur Febrianisa |
| Date Deposited: | 18 May 2026 04:39 |
| Last Modified: | 18 May 2026 04:39 |
| URI: | https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/17998 |


