ANALISIS LEAN MANUFACTURING MENGGUNAKAN VALUE STREAM MAPPING UNTUK MENGIDENTIFIKASI WASTE (Studi Kasus di PT. Krisma Living Indonesia)

KORESY, Samuel and RAHARDJO, Susilo Toto,(11 May 2026), ANALISIS LEAN MANUFACTURING MENGGUNAKAN VALUE STREAM MAPPING UNTUK MENGIDENTIFIKASI WASTE (Studi Kasus di PT. Krisma Living Indonesia). , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED

[thumbnail of Cover] Text (Cover) - Published Version
Download (221kB)
[thumbnail of Abstrak (Inggris)] Text (Abstrak (Inggris)) - Published Version
Download (207kB)
[thumbnail of Abstrak (Indonesia)] Text (Abstrak (Indonesia)) - Published Version
Download (253kB)
[thumbnail of Daftar Isi] Text (Daftar Isi) - Published Version
Download (259kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka) - Published Version
Download (214kB)
[thumbnail of Fulltext PDF Bookmarks] Text (Fulltext PDF Bookmarks)
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Persaingan industri yang semakin ketat menuntut perusahaan menghasilkan produk berkualitas dengan harga kompetitif dan pengiriman tepat waktu. PT. Krisma Living Indonesia, perusahaan manufaktur cushion berbasis make-to-order, masih menghadapi ketidakstabilan output produksi bantalan sofa satu seater yang ditandai oleh antrian material, waktu tunggu, dan aliran kerja yang belum efisien. Kondisi ini mencerminkan adanya pemborosan (waste) yang berdampak pada tingginya waktu produksi dan rendahnya efisiensi operasional. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis pemborosan dominan, menganalisis penerapan Value Stream Mapping (VSM), serta merumuskan rekomendasi perbaikan proses dengan pendekatan lean manufacturing. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan informan dipilih secara purposive sampling dari pihak manajemen dan produksi. Analisis dilakukan menggunakan VSM untuk memetakan aliran material dan informasi, serta Process Activity Mapping (PAM) untuk mengklasifikasikan aktivitas ke dalam value added (VA), necessary but non-value added (NNVA), dan non-value added (NVA). Hasil penelitian menunjukkan total waktu produksi sebesar 271,04 menit per pcs, terdiri atas 199,25 menit VA, 30,34 menit NNVA, dan 41,15 menit NVA. Pemborosan dominan ditemukan pada aktivitas waiting, transportation, motion, dan proses yang belum efisien, dengan NVA tertinggi pada proses inserting. VSM mengidentifikasi sekitar 71 menit pemborosan per pcs, sementara PAM mencatat 58 aktivitas produksi yang terdiri atas 44 operasi, 5 transportasi, 2 inspeksi, dan 7 delay. Waktu produksi aktual masih jauh melampaui takt time perusahaan sebesar 80 menit per pcs. Penelitian ini membuktikan bahwa penerapan lean manufacturing melalui VSM dan PAM efektif dalam mengidentifikasi waste dan menjadi dasar perbaikan aliran material, metode kerja, serta integrasi proses produksi.
Keywords : lean manufacturing, Value Stream Mapping, Process Activity Mapping, waste, production efficiency, furniture industry, lean manufacturing, Value Stream Mapping, Process Activity Mapping, waste, efisiensi produksi, industri furnitur
Journal or Publication Title: UNSPECIFIED
Volume: UNSPECIFIED
Number: UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Manajemen
Depositing User: Samuel Koresy
Date Deposited: 20 May 2026 02:23
Last Modified: 20 May 2026 02:23
URI: https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/18007

Actions (login required)

View Item
View Item