VANIA, Aurellia and ANDRIYANI, Andriyani,(8 May 2026), FENOMENOLOGI HUMANISASI PENGELOLAAN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM SOCIAL ENTERPRISE : MENJAGA NILAI KEMANUSIAAN DI TENGAH ORIENTASI BISNIS (Studi pada Rorokenes). , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED
Download (215kB)
Download (242kB)
Download (201kB)
Download (221kB)
Download (235kB)
Restricted to Repository staff only
Download (1MB) | Request a copy
Abstract
Social enterprise sebagai organisasi hibrida mengemban dua orientasi
utama, yaitu misi sosial dan keberlanjutan bisnis, yang dalam praktiknya sering
menimbulkan ketegangan dalam pengelolaan sumber daya manusia. Tekanan
efisiensi dan target operasional berpotensi menggeser nilai-nilai kemanusiaan
seperti empati, keadilan, dan makna kerja. Meskipun demikian, kajian mengenai
humanisasi pengelolaan sumber daya manusia dalam konteks social enterprise,
khususnya yang menekankan pengalaman subjektif pelaku organisasi, masih relatif
terbatas. Rorokenes sebagai social enterprise berbasis pemberdayaan perempuan
perajin menghadapi dinamika tersebut dalam praktik organisasinya. Penelitian ini
bertujuan untuk memahami secara mendalam bagaimana prinsip humanisasi
diterapkan dalam pengelolaan sumber daya manusia serta bagaimana nilai-nilai
kemanusiaan dimaknai dan dijaga dalam konteks organisasi yang memiliki
orientasi ganda.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain
fenomenologi interpretatif. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur,
observasi, dan dokumentasi terhadap tiga informan yang dipilih secara purposive,
yaitu pendiri, pengelola, dan karyawan yang terlibat langsung dalam praktik
pengelolaan sumber daya manusia. Analisis data dilakukan menggunakan
Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) untuk mengidentifikasi tema-tema
makna berdasarkan pengalaman hidup (lived experiences) informan serta
menafsirkan esensi fenomena humanisasi dalam konteks organisasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa humanisasi pengelolaan sumber daya
manusia di Rorokenes terbentuk melalui interaksi antara nilai kemanusiaan dan
tuntutan operasional bisnis. Praktik humanisasi terwujud dalam relasi kerja yang
bersifat kekeluargaan, komunikasi yang terbuka, serta adanya ruang partisipasi
yang memberikan pengakuan terhadap individu. Di sisi lain, terdapat ketegangan
antara target bisnis dan empati yang dikelola melalui proses negosiasi nilai secara
berkelanjutan. Esensi fenomena yang ditemukan menunjukkan bahwa humanisasi
tidak hadir sebagai kebijakan formal semata, melainkan sebagai pengalaman
relasional yang hidup dalam interaksi sehari-hari, yang memungkinkan organisasi
menjaga keseimbangan antara keberlanjutan ekonomi dan nilai kemanusiaan.
| Keywords : | human resource humanization, social enterprise, interpretative phenomenology, humanistic management, work relationships, meaningful work, humanisasi SDM, social enterprise, fenomenologi interpretatif, humanistic management, relasi kerja, makna kerja |
|---|---|
| Journal or Publication Title: | UNSPECIFIED |
| Volume: | UNSPECIFIED |
| Number: | UNSPECIFIED |
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
| Subjects: | Manajemen |
| Depositing User: | Aurellia Vania |
| Date Deposited: | 29 May 2026 08:04 |
| Last Modified: | 29 May 2026 08:04 |
| URI: | https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/18059 |


