PENGARUH GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DAN KINERJA KEUANGAN DENGAN TIPE KEPEMILIKAN SEBAGAI MODERASI (Studi Empiris pada Bank Konvensional di 5 Negara Kawasan ASEAN Periode 2020-2024)

WIBOWO, Bagus Satrio and MUHARAM, Harjum,(25 May 2026), PENGARUH GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DAN KINERJA KEUANGAN DENGAN TIPE KEPEMILIKAN SEBAGAI MODERASI (Studi Empiris pada Bank Konvensional di 5 Negara Kawasan ASEAN Periode 2020-2024). , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED

[thumbnail of Cover] Text (Cover) - Published Version
Download (300kB)
[thumbnail of Abstrak (Inggris)] Text (Abstrak (Inggris)) - Published Version
Download (276kB)
[thumbnail of Abstrak (Indonesia)] Text (Abstrak (Indonesia)) - Published Version
Download (298kB)
[thumbnail of Daftar Isi] Text (Daftar Isi) - Published Version
Download (421kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka) - Published Version
Download (330kB)
[thumbnail of Fulltext PDF Bookmarks] Text (Fulltext PDF Bookmarks)
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Sektor perbankan di lima negara terpilih kawasan ASEAN memainkan peran fundamental dalam stabilitas ekonomi regional, namun kegagalan tata kelola seperti skandal SCB Vietnam dan krisis Bank Bukopin mengungkap kelemahan kritis dalam pengawasan perbankan. Meskipun terdapat literatur yang luas mengenai Good Corporate Governance (GCG) dan kinerja bank, konsensus empiris masih sulit dicapai karena sebagian besar studi menggunakan sampel negara tunggal, mengabaikan jenis kepemilikan sebagai moderator, serta memperlakukan Price to Book Value (PBV) dan Return on Assets (ROA) secara terpisah. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh proporsi komisaris independen dan kepemilikan institusional terhadap PBV dan ROA, serta menguji peran moderasi dari jenis kepemilikan bank (bumn versus swasta). Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian empiris kuantitatif ini dilakukan menggunakan data panel. Sampel penelitian mencakup 98 bank konvensional di lima negara kawasan ASEAN selama periode lima tahun dari 2020 hingga 2024, yang menghasilkan total 466 observasi data. Data dianalisis secara rigid menggunakan Fixed Effects Model (FEM) dengan Robust Standard Errors guna mengontrol heterogenitas yang tidak terobservasi serta mengatasi potensi masalah heteroskedastisitas atau autokorelasi pada dataset panel perbankan. Hasil empiris menunjukkan bahwa proporsi komisaris independen berpengaruh positif dan signifikan terhadap PBV (β=1.049; p<0.05), namun berpengaruh negatif terhadap ROA (β=-0.011; p<0.10). Kepemilikan institusional tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap PBV, tetapi berpengaruh positif dan signifikan terhadap ROA (β=0.009; p<0.05). Lebih lanjut, jenis kepemilikan hanya memoderasi hubungan antara kepemilikan institusional dan ROA (β=-0.026; p<0.05), di mana kepemilikan institusional berhubungan positif dengan ROA pada bank milik negara (SOE) namun berubah menjadi negatif pada bank swasta. Temuan ini memberikan panduan berbasis bukti bagi manajemen bank, regulator, dan investor di negara-negara ASEAN yang diteliti.
Keywords : Good corporate governance, Bank Performance, Ownership Type, 5 Negara ASEAN, Good corporate governance, Kinerja Perbankan, Tipe Kepemilikan, 5 Negara ASEAN
Journal or Publication Title: UNSPECIFIED
Volume: UNSPECIFIED
Number: UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Manajemen
Depositing User: Bagus Satrio Wibowo
Date Deposited: 03 Jun 2026 05:51
Last Modified: 03 Jun 2026 05:51
URI: https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/18071

Actions (login required)

View Item
View Item