PENGARUH PENGAWASAN DEWAN KOMISARIS TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN DENGAN DEBT TO ASSETS RATIO (DAR) SEBAGAI VARIABEL MODERASI (Studi pada Perusahaan Manufaktur Terdaftar yang di Bursa Efek Indonesia Periode 2021–2024)

WICAKSONO, Joy Nadia Irene and WAHYUDI, Sugeng,(2 June 2026), PENGARUH PENGAWASAN DEWAN KOMISARIS TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN DENGAN DEBT TO ASSETS RATIO (DAR) SEBAGAI VARIABEL MODERASI (Studi pada Perusahaan Manufaktur Terdaftar yang di Bursa Efek Indonesia Periode 2021–2024). , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED

[thumbnail of Cover] Text (Cover) - Published Version
Download (139kB)
[thumbnail of Abstrak (inggris)] Text (Abstrak (inggris)) - Published Version
Download (99kB)
[thumbnail of Abstrak (Indonesia)] Text (Abstrak (Indonesia)) - Published Version
Download (103kB)
[thumbnail of Daftar Isi] Text (Daftar Isi) - Published Version
Download (119kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka) - Published Version
Download (122kB)
[thumbnail of Fulltext PDF Bookmarks] Text (Fulltext PDF Bookmarks)
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengawasan dewan komisaris terhadap kinerja keuangan perusahaan dengan Debt to Assets Ratio (DAR) sebagai variabel moderasi pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2024. Variabel independen dalam penelitian ini terdiri dari ukuran dewan komisaris, proporsi komisaris independen, dan frekuensi rapat dewan komisaris, sedangkan kinerja keuangan diproksikan menggunakan Return on Assets (ROA). Penelitian ini didasarkan pada Agency Theory, Stewardship Theory, dan Trade-off Theory. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa proporsi komisaris independen berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan, sedangkan ukuran dewan komisaris dan frekuensi rapat dewan komisaris tidak berpengaruh signifikan. Selain itu, Debt to Assets Ratio (DAR) hanya mampu memoderasi hubungan antara proporsi komisaris independen dan kinerja keuangan dalam bentuk moderasi negatif, namun tidak mampu memoderasi hubungan ukuran dewan komisaris dan frekuensi rapat dewan komisaris terhadap kinerja keuangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa efektivitas pengawasan dewan komisaris dalam meningkatkan kinerja keuangan tidak hanya dipengaruhi oleh mekanisme tata kelola perusahaan, tetapi juga oleh kondisi keuangan dan tingkat leverage perusahaan.
Keywords : Good Corporate Governance, Board of Commissioners, Independent Commissioners, Meeting Frequency, DAR, ROA, Financial Performance., Good Corporate Governance, Dewan Komisaris, Komisaris Independen, Frekuensi Rapat, DAR, ROA, Kinerja Keuangan.
Journal or Publication Title: UNSPECIFIED
Volume: UNSPECIFIED
Number: UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Manajemen
Depositing User: Joy Joy Nadia
Date Deposited: 18 Jun 2026 09:11
Last Modified: 18 Jun 2026 09:13
URI: https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/18230

Actions (login required)

View Item
View Item