RAMADHANI, Renita and RAMADHAN, Adi Firman,(19 June 2026), PENGARUH PENGUNGKAPAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY TERHADAP TAX AVOIDANCE DENGAN KERAGAMAN GENDER DEWAN KOMISARIS SEBAGAI PEMODERASI (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur Sektor Food and Beverage yang Terdaftar di BEI tahun 2022-2024). , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED
Download (684kB)
Download (622kB)
Download (637kB)
Download (717kB)
Download (750kB)
Restricted to Repository staff only
Download (2MB) | Request a copy
Abstract
Praktik tax avoidance masih menjadi isu penting dalam perpajakan perusahaan karena dapat mengurangi penerimaan negara dan mencerminkan keputusan manajerial terkait strategi perpajakan perusahaan. Dalam perspektif agency theory, pengungkapan CSR dan kebijakan perpajakan merupakan keputusan manajerial yang dapat dipengaruhi oleh kepentingan manajemen, asimetri informasi, dan mekanisme tata kelola perusahaan. Hasil penelitian terdahulu mengenai hubungan pengungkapan CSR dan tax avoidance masih menunjukkan temuan yang belum konsisten. Selain itu, penelitian yang menguji peran keragaman gender dewan komisaris sebagai variabel moderasi dalam hubungan tersebut, khususnya pada perusahaan sektor food and beverage di Indonesia, masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengungkapan CSR terhadap tax avoidance serta menguji peran keragaman gender dewan komisaris sebagai variabel moderasi.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan, laporan keberlanjutan, dan laporan keuangan perusahaan. Populasi penelitian adalah perusahaan sektor food and beverage yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2022–2024. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Setelah dilakukan seleksi sampel dan penghapusan data outlier, diperoleh 147 observasi perusahaan-tahun. Variabel tax avoidance diproksikan dengan Effective Tax Rate (ETR), sedangkan keragaman gender dewan komisaris diukur menggunakan Blau Index. Analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif, uji asumsi klasik, Moderated Regression Analysis (MRA), serta uji hipotesis dengan bantuan IBM SPSS Statistics 25.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengungkapan CSR berpengaruh positif terhadap tax avoidance. Hal ini ditunjukkan oleh koefisien CSR yang negatif terhadap ETR dan signifikan, sehingga semakin tinggi pengungkapan CSR maka semakin rendah nilai ETR dan semakin tinggi kecenderungan perusahaan melakukan tax avoidance. Sementara itu, keragaman gender dewan komisaris tidak mampu memoderasi hubungan antara pengungkapan CSR dan tax avoidance. Hasil ini menunjukkan bahwa keberadaan keragaman gender dalam dewan komisaris belum cukup kuat untuk memperlemah pengaruh positif CSR terhadap tax avoidance.
| Keywords : | CSR, Tax Avoidance, Board of Commissioners Gender Diversity, Agency Theory, CSR, Tax Avoidance, Keragaman Gender Dewan Komisaris, Teori Agensi |
|---|---|
| Journal or Publication Title: | UNSPECIFIED |
| Volume: | UNSPECIFIED |
| Number: | UNSPECIFIED |
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
| Subjects: | Akuntansi |
| Depositing User: | Renita Ramadhani |
| Date Deposited: | 25 Jun 2026 08:23 |
| Last Modified: | 25 Jun 2026 08:23 |
| URI: | https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/18378 |


