PENGARUH TATA KELOLA PERUSAHAAN TERHADAP KINERJA KEUANGAN (Studi Empiris pada Perusahaan Pertambangan Subsektor Logam dan Mineral yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2019-2023)

LIVIANA, Hanny and GHOZALI, Imam,(25 June 2026), PENGARUH TATA KELOLA PERUSAHAAN TERHADAP KINERJA KEUANGAN (Studi Empiris pada Perusahaan Pertambangan Subsektor Logam dan Mineral yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2019-2023). , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED

[thumbnail of Cover] Text (Cover) - Published Version
Download (332kB)
[thumbnail of Abstrak (Inggris)] Text (Abstrak (Inggris)) - Published Version
Download (225kB)
[thumbnail of Abstrak (Indonesia)] Text (Abstrak (Indonesia)) - Published Version
Download (239kB)
[thumbnail of Daftar Isi] Text (Daftar Isi) - Published Version
Download (256kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka) - Published Version
Download (274kB)
[thumbnail of Fulltext PDF Bookmarks] Text (Fulltext PDF Bookmarks)
Restricted to Repository staff only

Download (972kB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh mekanisme Good Corporate Governance (GCG) terhadap kinerja keuangan perusahaan pertambangan subsektor logam dan mineral yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2019-2023. Sektor pertambangan berkontribusi besar terhadap perekonomian Indonesia, namun rentan terhadap fluktuasi harga komoditas dan tekanan eksternal seperti pandemi COVID-19, sehingga tata kelola perusahaan yang baik menjadi penting untuk menjaga kinerja keuangan. Penelitian ini didasarkan pada teori keagenan oleh Jensen dan Meckling (1976), serta konsep Good Corporate Governance menurut OECD dan Cadburry Committee. Variabel independen yang digunakan adalah ukuran dewan komisaris, komisaris independen, ukuran komite audit dan kepemilikan institusional, sedangkan kinerja keuangan diukur menggunakan Return on Assets (ROA). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan tahunan yang dikumpulkan melalui metode dokumentasi. Sampel ditentukan dengan menggunakan metode purposive sampling, yang menghasilkan 7 perusahaan dengan 35 data observasi yang dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil uji F menunjukkan keempat variabel tidak berpengaruh signifikan secara simultan terhadap ROA. Namun secara parsial, dewan komisaris terbukti berpengaruh positif signifikan, sementara ukuran dewan komisaris, ukuran komite audit, dan kepemilikan institusional tidak signifikan. Dapat disimpulkan bahwa kualitas pengawasan independen lebih berperan mendorong kinerja keuangan dibandingkan struktur tata kelola lainnya. Kata kunci: Good Corporate Governance, komisaris independen, dewan komisaris, kepemilikan institusional, kinerja keuangan
Keywords : Good Corporate Governance, independent commissioners, audit committee, institutional ownership, financial performance, Good Corporate Governance, komisaris independen, dewan komisaris, kepemilikan institusional, kinerja keuangan
Journal or Publication Title: UNSPECIFIED
Volume: UNSPECIFIED
Number: UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Akuntansi
Depositing User: Hanny Liviana
Date Deposited: 29 Jun 2026 04:18
Last Modified: 29 Jun 2026 04:21
URI: https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/18466

Actions (login required)

View Item
View Item