JAFAR, Indra Adludin and CHARIRI, Anis,(29 June 2026), KINERJA KEUANGAN DAN FINANCIAL DISTRESS: RISIKO KREDIT SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (STUDI KASUS PADA BANK PEREKONOMIAN RAKYAT DI INDONESIA PERIODE 2020 - 2024). , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED
Download (320kB)
Download (321kB)
Download (365kB)
Download (336kB)
Download (348kB)
Restricted to Repository staff only
Download (8MB) | Request a copy
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kecukupan
permodalan (CAR), kebijakan likuiditas (LDR), dan efisiensi operasional (BOPO)
terhadap Financial Distress yang diproksikan menggunakan Modified Altman Z''-
Score dengan risiko kredit (NPL) sebagai variabel intervening pada Bank
Perekonomian Rakyat (BPR) di Indonesia periode 2020–2024. Penelitian ini
didasarkan pada Agency Theory sebagai grand theory dan Risk Management Theory
sebagai teori pendukung dalam menjelaskan hubungan antarvariabel penelitian.
Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang
diperoleh dari laporan publikasi BPR yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan
(OJK). Sampel penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling,
sehingga diperoleh 1.206 BPR dengan total 5.975 observasi selama periode
penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan bantuan
perangkat lunak EViews 13. Pengujian mediasi dilakukan untuk mengetahui peran
risiko kredit sebagai variabel intervening.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa CAR berpengaruh positif dan
signifikan terhadap Financial Distress yang diproksikan dengan Modified Altman
Z''-Score, sedangkan LDR tidak berpengaruh signifikan terhadap Financial
Distress. BOPO berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Financial Distress.
Selanjutnya, CAR tidak berpengaruh signifikan terhadap NPL, sedangkan LDR dan
BOPO berpengaruh positif dan signifikan terhadap NPL. NPL berpengaruh
terhadap Financial Distress. Hasil pengujian mediasi menunjukkan bahwa peran
NPL sebagai variabel intervening perlu disesuaikan dengan hasil pengujian mediasi
akhir penelitian.
Implikasi penelitian menunjukkan bahwa penguatan struktur permodalan,
peningkatan efisiensi operasional, serta pengelolaan risiko kredit secara efektif
merupakan faktor penting dalam menjaga stabilitas keuangan BPR dan mengurangi
potensi Financial Distress. Temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi
masukan bagi manajemen BPR maupun regulator dalam memperkuat implementasi
manajemen risiko dan meningkatkan ketahanan industri BPR.
| Keywords : | Capital Adequacy Ratio, Loan to Deposit Ratio, BOPO, NonPerforming Loan, Financial Distress, Modified Altman Z''-Score, Rural Banks., CAR, LDR, BOPO, NPL, Financial Distress, Modified Altman Z''- Score, BPR. |
|---|---|
| Journal or Publication Title: | UNSPECIFIED |
| Volume: | UNSPECIFIED |
| Number: | UNSPECIFIED |
| Item Type: | Thesis (Masters) |
| Subjects: | Manajemen |
| Depositing User: | Indra Adludin Jafar |
| Date Deposited: | 09 Jul 2026 04:40 |
| Last Modified: | 09 Jul 2026 04:40 |
| URI: | https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/18648 |


