SUTISNA, Dava Raihan and ISGIYARTA, Jaka,(18 August 2026), ANALISIS KUALITAS PELAPORAN TERINTEGRASI: STUDI INTERPRETATIF PADA EMITEN DENGAN RISIKO ESG TINGGI (Studi pada PT Prima Andalan Mandiri Tbk (MCOL) dan PT Alfa Energi Investama Tbk (FIRE) Tahun 2023—2024). , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED
Download (152kB)
Download (126kB)
Download (134kB)
Download (242kB)
Download (239kB)
Restricted to Repository staff only
Download (1MB) | Request a copy
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi kualitas informasi pada pelaporan terintegrasi emiten sektor energi berdasarkan panduan Institut Akuntan Publik Indonesia/IAPI (2021) dan kerangka International Integrated Reporting Council/IIRC, serta mengidentifikasi apakah pengungkapan informasi nonkeuangan pada emiten tersebut cenderung bersifat substantif atau hanya seremonial (impression management) dalam upaya memperoleh kepercayaan sosial.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus interpretatif dan metode analisis tematik (thematic analysis) mengacu pada Braun dan Clarke (2006) serta daftar periksa Haji dan Anifowose (2016). Objek penelitian ditentukan melalui teknik purposive sampling berdasarkan skor risiko ESG tertinggi menurut Sustainalytics, yaitu PT Prima Andalan Mandiri Tbk (MCOL) dan PT Alfa Energi Investama Tbk (FIRE), dengan objek kajian berupa Laporan Tahunan Terintegrasi periode 2023 dan 2024. Setiap unit analisis dikodekan dan dinilai berdasarkan 52 item daftar periksa IR yang dipadukan dengan lima dimensi kualitas, yaitu Detail Informasi, Verifiabilitas dan Bukti Pendukung, Transparansi dan Keseimbangan, Konektivitas dan Integrasi Informasi, serta Konsistensi Temporal, dengan skala 1 hingga 3 pada setiap dimensi, kemudian diklasifikasikan ke dalam kategori Substantif, Hybrid, atau Seremonial.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas Integrated Reporting pada kedua perusahaan berada pada level moderat menuju baik, tetapi tidak merata pada seluruh dimensi maupun prinsip pengungkapan, dengan pemenuhan checklist IR hanya berkisar 55,8 persen hingga 61,5 persen dari 52 item yang dianalisis. Kualitas pengungkapan menurun dari tahun 2023 ke 2024 pada kedua perusahaan, dengan penurunan yang jauh lebih tajam pada FIRE seiring memburuknya kondisi hukum dan keuangan perusahaan. Analisis tematik mengidentifikasi tiga tema utama, yaitu Selective Substantiveness Berdasarkan Verifiabilitas Eksternal, Decoupling antara Adopsi Struktur Formal dan Praktik Operasional Substantif, serta Instabilitas Kualitas Pengungkapan di Bawah Tekanan Eksternal. Temuan ini menyimpulkan bahwa pengungkapan pada kedua emiten bersifat hibrida, substantif secara selektif pada domain yang dapat diverifikasi secara eksternal dan berdampak langsung pada penilaian pasar modal, tetapi cenderung seremonial pada domain tata kelola internal, sehingga mencerminkan fase transisional dalam proses pematangan implementasi pelaporan terintegrasi di Indonesia, di mana tekanan adopsi formal dari regulasi telah berjalan lebih cepat dibandingkan dengan internalisasi substantifnya dalam praktik tata kelola perusahaan.
| Keywords : | Integrated Reporting Quality, Thematic Analysis, Impression Management, Environmental Social Governance (ESG), Energy Sector., Kualitas Pelaporan Terintegrasi, Analisis Tematik, Impression Management, Environmental Social Governance (ESG), Sektor Energi. |
|---|---|
| Journal or Publication Title: | UNSPECIFIED |
| Volume: | UNSPECIFIED |
| Number: | UNSPECIFIED |
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
| Subjects: | Akuntansi |
| Depositing User: | Dava Raihan Sutisna |
| Date Deposited: | 28 Aug 2026 01:12 |
| Last Modified: | 28 Aug 2026 01:20 |
| URI: | https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/18787 |


