PENGARUH TUNTUTAN PEKERJAAN TERHADAP PERILAKU REDUKSI KUALITAS AUDIT DENGAN MODAL PSIKOLOGIS SEBAGAI MODERASI

PRIHANTINI, Febrina Nafasati and JANUARTI, Indira and DARSONO, Darsono,(21 September 2026), PENGARUH TUNTUTAN PEKERJAAN TERHADAP PERILAKU REDUKSI KUALITAS AUDIT DENGAN MODAL PSIKOLOGIS SEBAGAI MODERASI. , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED

[thumbnail of Cover] Text (Cover) - Published Version
Download (504kB)
[thumbnail of Abstrak (Inggris)] Text (Abstrak (Inggris)) - Published Version
Download (289kB)
[thumbnail of Abstrak (Indonesia)] Text (Abstrak (Indonesia)) - Published Version
Download (289kB)
[thumbnail of Daftar Isi] Text (Daftar Isi) - Published Version
Download (348kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka) - Published Version
Download (353kB)
[thumbnail of Fulltext PDF Bookmarks] Text (Fulltext PDF Bookmarks)
Restricted to Repository staff only

Download (7MB) | Request a copy

Abstract

Perilaku reduksi kualitas audit merupakan perilaku disfungsional auditor yang dapat menurunkan kualitas pelaksanaan audit. Perilaku tersebut dapat dipengaruhi oleh faktor situasional, salah satunya tuntutan pekerjaan. Pengaruh tuntutan pekerjaan terhadap perilaku reduksi kualitas audit diduga tidak selalu terjadi secara langsung, melainkan dapat bergantung pada sumber daya pribadi yang dimiliki auditor, yaitu modal psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran modal psikologis sebagai variabel moderasi pada pengaruh tuntutan pekerjaan terhadap perilaku reduksi kualitas audit. Modal psikologis terdiri atas empat dimensi utama, yaitu keyakinan diri, harapan, optimisme, dan ketahanan diri. Sebagai sumber daya psikologis positif, modal psikologis masih relatif jarang digunakan dalam penelitian perilaku reduksi kualitas audit karena penelitian sebelumnya lebih banyak berfokus pada faktor-faktor negatif yang mendorong terjadinya perilaku tersebut. Responden penelitian ini adalah auditor yang bekerja pada Kantor Akuntan Publik (KAP) di 13 wilayah Indonesia, dengan jumlah 268 auditor yang memenuhi kriteria penelitian. Data penelitian diperoleh melalui survei menggunakan kuesioner secara luring dan dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares dengan bantuan SmartPLS versi 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tuntutan pekerjaan berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap perilaku reduksi kualitas audit. Hasil pengujian moderasi menunjukkan bahwa modal psikologis mampu memoderasi dengan memperlemah pengaruh negatif tuntutan pekerjaan terhadap perilaku reduksi kualitas audit. Temuan ini menunjukkan bahwa modal psikologis berperan sebagai sumber daya pribadi yang membantu auditor merespons tuntutan pekerjaan secara lebih adaptif, sehingga kecenderungan untuk melakukan perilaku reduksi kualitas audit dapat ditekan. Dengan demikian, modal psikologis dapat dipahami sebagai faktor interaksi yang menjelaskan bahwa pengaruh tuntutan pekerjaan terhadap perilaku reduksi kualitas audit bersifat kondisional, bergantung pada tingkat modal psikologis yang dimiliki auditor. Pengujian pada masing-masing dimensi modal psikologis menunjukkan bahwa optimisme merupakan dimensi yang paling dominan dalam membentuk modal psikologis dan terbukti memperlemah pengaruh tuntutan pekerjaan terhadap perilaku reduksi kualitas audit. Sebaliknya, harapan, keyakinan diri, dan ketahanan diri tidak terbukti memoderasi pengaruh tuntutan pekerjaan terhadap perilaku reduksi kualitas audit. Artinya, ketiga dimensi tersebut tidak mampu memperlemah pengaruh tuntutan pekerjaan terhadap perilaku reduksi kualitas audit, sehingga hipotesis yang diajukan tidak didukung
Keywords : Job Demands, Psychological Capital, Auditors, Tuntutan Pekerjaan, Modal Psikologis, Auditor.
Journal or Publication Title: UNSPECIFIED
Volume: UNSPECIFIED
Number: UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (PhD)
Subjects: Akuntansi
Depositing User: Febrina Nafasati Prihantini
Date Deposited: 21 Sep 2026 08:34
Last Modified: 21 Sep 2026 08:38
URI: https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/18865

Actions (login required)

View Item
View Item