ANALISIS IDENTIFIKASI FAKTOR-FAKTOR YANG MENINGKATKAN RISIKO GAGAL BAYAR PADA KREDIT SEGMEN MIKRO DI BRI (Studi Kasus di Wilayah Kerja BRI Regional Office Bandung)

SADMIADI, Sadmiadi and SUKRESNA, I Made,(17 September 2026), ANALISIS IDENTIFIKASI FAKTOR-FAKTOR YANG MENINGKATKAN RISIKO GAGAL BAYAR PADA KREDIT SEGMEN MIKRO DI BRI (Studi Kasus di Wilayah Kerja BRI Regional Office Bandung). , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED

[thumbnail of Cover] Text (Cover) - Published Version
Download (414kB)
[thumbnail of Abstrak (Inggris)] Text (Abstrak (Inggris)) - Published Version
Download (363kB)
[thumbnail of Abstrak (Indonesia)] Text (Abstrak (Indonesia)) - Published Version
Download (306kB)
[thumbnail of Daftar Isi] Text (Daftar Isi) - Published Version
Download (323kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka) - Published Version
Download (324kB)
[thumbnail of Fulltext PDF Bookmarks] Text (Fulltext PDF Bookmarks)
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat risiko gagal bayar, mengidentifikasi faktor-faktor yang meningkatkan risiko gagal bayar, serta menganalisis faktor yang paling dominan pada kredit segmen mikro di wilayah kerja BRI Regional Office Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dan dokumentasi. Informan penelitian berjumlah 26 orang, terdiri atas 18 informan internal BRI dan 8 debitur kredit mikro. Analisis data dilakukan melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko gagal bayar ditunjukkan oleh keterlambatan pembayaran, pembayaran yang tidak sesuai dengan waktu yang ditetapkan, penurunan pendapatan, dan perlambatan perputaran usaha. Risiko tersebut berbeda antar debitur sesuai dengan kemampuan usaha dalam menghasilkan pendapatan dan menyediakan arus kas untuk memenuhi kewajiban angsuran. Faktor-faktor yang meningkatkan risiko gagal bayar meliputi kondisi usaha debitur, kemampuan pembayaran dan arus kas, penggunaan dana kredit, kewajiban atau pinjaman lain, kondisi ekonomi dan lingkungan usaha, kondisi eksternal dan kejadian tidak terduga, proses dan analisis kredit, serta monitoring dan pengelolaan kredit. Kondisi usaha debitur dan kemampuan pembayaran merupakan faktor yang paling dominan. Penurunan omzet, pendapatan tidak stabil, perlambatan perputaran usaha, dan keterlambatan penerimaan hasil usaha paling sering berkaitan dengan kesulitan pembayaran. Temuan ini menekankan pentingnya penguatan analisis kondisi usaha dan kemampuan pembayaran serta monitoring berkelanjutan sebagai upaya deteksi dini dan pengendalian risiko gagal bayar.
Keywords : Default Risk, Probability of Default, Micro Credit, Business Condition, Repayment Capacity., Risiko Gagal Bayar, Probability of Default, Kredit Mikro, Kondisi Usaha, Kemampuan Pembayaran.
Journal or Publication Title: UNSPECIFIED
Volume: UNSPECIFIED
Number: UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: Manajemen
Depositing User: Sadmiadi Sadmiadi
Date Deposited: 01 Oct 2026 08:41
Last Modified: 01 Oct 2026 08:41
URI: https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/19009

Actions (login required)

View Item
View Item