PENERAPAN LEAN MANUFACTURING DENGAN METODE VALUE STREAM MAPPING (VSM) UNTUK MENGURANGI CYCLE TIME DALAM PRODUKSI TAHU (Studi Kasus pada UKM di Kabupaten Semarang)

PUTRA, Rayhan Azzka and MAHFUDZ, Mahfudz,(22 September 2026), PENERAPAN LEAN MANUFACTURING DENGAN METODE VALUE STREAM MAPPING (VSM) UNTUK MENGURANGI CYCLE TIME DALAM PRODUKSI TAHU (Studi Kasus pada UKM di Kabupaten Semarang). , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED

[thumbnail of Cover] Text (Cover) - Published Version
Download (688kB)
[thumbnail of Abstrak (Inggris)] Text (Abstrak (Inggris)) - Published Version
Download (918kB)
[thumbnail of Abstrak (Indonesia)] Text (Abstrak (Indonesia)) - Published Version
Download (936kB)
[thumbnail of Daftar Isi] Text (Daftar Isi) - Published Version
Download (733kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka) - Published Version
Download (730kB)
[thumbnail of Fulltext PDF Bookmarks] Text (Fulltext PDF Bookmarks)
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Omah Tahu Sehat Asri Serasi masih menerapkan sistem produksi semi-tradisional yang berpotensi menimbulkan pemborosan (waste) berupa waktu tunggu, perpindahan material yang tidak efisien, serta aktivitas yang tidak memberikan nilai tambah terhadap produk. Kondisi tersebut menyebabkan proses produksi belum berjalan secara optimal dan berpengaruh terhadap tingginya cycle time. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi aliran proses produksi menggunakan Current State Value Stream Mapping (VSM), mengidentifikasi jenis-jenis pemborosan yang terjadi, serta menyusun usulan perbaikan proses melalui pendekatan Lean Manufacturing untuk mengurangi cycle time pada proses produksi tahu. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode studi kasus pada UKM Omah Tahu Sehat Asri Serasi di Kabupaten Semarang. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung terhadap proses produksi, wawancara mendalam dengan pemilik dan pekerja, serta dokumentasi perusahaan. Analisis dilakukan menggunakan Lean Manufacturing dengan alat Value Stream Mapping (VSM), yang diawali dengan penyusunan Current State Value Stream Mapping, dilanjutkan dengan Process Activity Mapping (PAM) untuk mengklasifikasikan aktivitas ke dalam Value Added (VA), Non-Value Added (NVA), dan Necessary Non-Value Added (NNVA), kemudian mengidentifikasi pemborosan berdasarkan konsep Seven Waste, dan diakhiri dengan penyusunan Future State Value Stream Mapping sebagai usulan perbaikan proses produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses produksi masih mengandung beberapa jenis pemborosan, terutama waiting, transportation, motion, defect, overproduction, inventory, dan overprocessing. Pemborosan terbesar ditemukan pada aktivitas waiting, khususnya pada proses perendaman kedelai, serta aktivitas delay pada proses pengepresan dan pengemasan yang menyebabkan bertambahnya cycle time. Hasil Process Activity Mapping menunjukkan bahwa sebagian besar aktivitas merupakan Value Added, namun masih terdapat aktivitas Non-Value Added dan Necessary Non-Value Added yang berpotensi diminimalkan melalui perbaikan tata letak, pengurangan perpindahan material, serta peningkatan penggunaan peralatan produksi. Berdasarkan hasil analisis tersebut, disusun Future State Value Stream Mapping sebagai usulan perbaikan untuk mengurangi pemborosan dan meningkatkan efisiensi proses produksi sehingga diharapkan mampu menurunkan cycle time dan meningkatkan kinerja operasional UKM.
Keywords : Lean Manufacturing, Value Stream Mapping, Cycle Time, Seven Waste, Lean Manufacturing, Value Stream Mapping, cycle time, Seven Waste
Journal or Publication Title: UNSPECIFIED
Volume: UNSPECIFIED
Number: UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Manajemen
Depositing User: Rayhan Azzka Putra
Date Deposited: 08 Oct 2026 05:06
Last Modified: 08 Oct 2026 05:06
URI: https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/19023

Actions (login required)

View Item
View Item