WAHYUNINGSIH, Dili Puspa Sri and MAS'UD, Fuad,(19 October 2026), PEMAKNAAN STRATEGI COPING DALAM MENGHADAPI STRES (Studi Fenomenologi pada Bank X di Kota Semarang). , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED
Download (224MB)
Download (224MB)
Download (224MB)
Download (224MB)
Download (224MB)
Restricted to Repository staff only
Download (224MB) | Request a copy
Abstract
Stres kerja merupakan tantangan yang terus dihadapi di sektor perbankan, ketika
karyawan dituntut memenuhi target kinerja sekaligus beradaptasi dengan transisi
digital. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengalaman subjektif
karyawan Bank X di Kota Semarang dalam menghadapi stres kerja,
mengidentifikasi strategi coping yang secara nyata diterapkan oleh karyawan yang
berhasil bertahan dan berprestasi, serta menganalisis pemaknaan mereka terhadap
sistem reward organisasi dalam kaitannya dengan keputusan untuk bertahan dan
meningkatkan kinerja.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi
Max van Manen. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap tujuh
informan yang mewakili empat jenjang jabatan, yaitu Pegawai Pelaksana, Pegawai
Level Officer, Pegawai Level Manager, dan Pegawai Level Pemimpin Cabang,
yang seluruhnya merupakan penerima penghargaan internal Best Employee
kategori Best Service maupun Best Performance. Dua informan pembanding yang
memilih mengundurkan diri juga diwawancarai. Data dianalisis melalui open
coding, axial coding, dan selective coding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
sumber stres kerja bersifat multi-sumber dan berbeda karakter antar-jenjang
jabatan, mencakup tuntutan target berbasis Key Performance Indicator,
keterbatasan kewenangan struktural yang menonjol pada level pelaksana, serta
beban transisi digital yang pada akhirnya berubah menjadi enabler kerja. Strategi
coping menunjukkan pola gradasi, dari coping emotion-focused yang bersifat
personal pada level pelaksana menuju coping problem-focused yang lebih
terstruktur pada level manajerial, dengan dukungan keluarga sebagai faktor
kontekstual yang paling konsisten membentuk kemampuan bertahan. Sistem
reward dimaknai bukan sekadar insentif material, melainkan pengakuan yang
memperkuat motivasi intrinsik dan keputusan untuk bertahan. Pada kedua informan
pembanding, keputusan mengundurkan diri berkaitan dengan ketidaksesuaian
peran dan terganggunya keseimbangan keluarga dan karier, dan stres tidak selalu
hilang setelah mengundurkan diri, tetapi dapat berganti bentuk.
Dapat disimpulkan bahwa stres kerja karyawan Bank X dipengaruhi oleh jenjang
jabatan, dan kemampuan untuk bertahan serta berprestasi bergantung pada strategi
coping, dukungan keluarga, dan pemaknaan terhadap pengakuan organisasi.
Penelitian ini merekomendasikan perluasan akses dukungan psikologis formal
hingga menjangkau level pelaksana, serta penguatan delegasi kewenangan guna
mengurangi tekanan relasional dengan nasabah.
| Keywords : | work stress; coping strategy; reward system; phenomenology; digital banking., stres kerja; strategi coping; sistem reward; fenomenologi; perbankan digital |
|---|---|
| Journal or Publication Title: | UNSPECIFIED |
| Volume: | UNSPECIFIED |
| Number: | UNSPECIFIED |
| Item Type: | Thesis (Masters) |
| Subjects: | Manajemen |
| Depositing User: | Dili Puspa Sri Wahyuningsih |
| Date Deposited: | 05 Nov 2026 12:03 |
| Last Modified: | 05 Nov 2026 12:03 |
| URI: | https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/19099 |


