ANALISIS PENGARUH FAKTOR INTERNAL DAN FAKTOR EKSTERNAL TERHADAP TINGKAT PEMBIAYAAN BERMASALAH PADA BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA PERIODE TAHUN 2010-2014

AULIANI, Mia Maraya and SYAICHU, Muhamad,(14 June 2016), ANALISIS PENGARUH FAKTOR INTERNAL DAN FAKTOR EKSTERNAL TERHADAP TINGKAT PEMBIAYAAN BERMASALAH PADA BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA PERIODE TAHUN 2010-2014. , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED

[thumbnail of 16.S- Fulltext PDF Bookmarks- 12010112130274.pdf] Text
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Perbankan syariah pada saat ini merupakan salah satu pelaku penting dalam perekonomian negara. Non Performing Financing menjadi salah satu rasio yang sangat diperhatikan oleh perbankan syariah. NPF ini merupakan indikator yang menunjukkan kerugian akibat risiko pembiayaan. Semakin memburuknya rasio NPF ini berarti bank syariah memiliki tingkat pembiayaan bermasalah yang tinggi. Studi ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh faktor internal dan eksternal terhadap NPF bank syariah di Indonesia. Pengujian hipotesis menggunakan BOPO, CAR, FDR, SBIS, inflasi dan nilai tukar sebagai variabel independen dan rasio NPF sebagai variabel dependen. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh bank umum syariah yang ada di Indonesia. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah laporan keuangan triwulanan Bank Mandiri Syariah, Bank Muamalat Indonesia, BRI Syariah, Bank Panin Syariah dan Bank Bukopin Syariah periode 2010-2014 dan juga data inflasi serta nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika dengan menggunakan metode purposive sampling. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan yang dapat diunduh melalui situs resmi masing-masing bank dan situs resmi Bank Indoneisa. Metode analisis yang digunakan adalah Regresi Berganda dengan tingkat signifikansi 5%. Dari hasil analisis menunjukkan bahwa secara parsial variabel BOPO dan SBIS bepengaruh positif signifikan, sedangkan CAR dan Inflasi berpengaruh secara signifikan negatif terhadap NPF bank syariah. Untuk variabel FDR, inflasi dan kurs secara parsial tidak berpengaruh terhadap NPF. Secara bersama-sama, variabel BOPO, CAR, FDR, SBIS, inflasi dan kurs. Hasil estimasi regresi menunjukkan kemampuan prediksi model 46,5% sedangkan 53,5% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model yang belum tercakup dalam penelitian ini.
Keywords : Non-Performing Financing (NPF), Operating Costs Operating Income (BOPO), Adquacy Capital Ratio (CAR), Financing to Deposit Ratio (FDR), Bank Indonesia Certificates Sharia (SBIS), inflation, exchange rate, Non Performing Financing (NPF), Biaya Operasi Pendapatan Operasi (BOPO), Capital Adquacy Ratio (CAR), Financing to Deposit Ratio (FDR), Sertifikat Bank Indonesia Syariah (SBIS), Inflasi, Kurs
Journal or Publication Title: UNSPECIFIED
Volume: UNSPECIFIED
Number: UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Manajemen
Depositing User: Mohamad Sulamul Hadi
Date Deposited: 23 Jul 2020 06:53
Last Modified: 23 Jul 2020 06:53
URI: https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/6229

Actions (login required)

View Item
View Item