FURQON, Ariq Leuditya and WIDODO, Wahyu,(17 March 2023), ANALISIS DETERMINAN EFISIENSI TEKNIS INDUSTRI PELAYANAN KESEHATAN DI JAWA TENGAH TAHUN 2016-2020. , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED
Text (Cover)
- Published Version
Download (207kB)
Download (207kB)
Text (Abstrak (Inggris))
- Published Version
Download (300kB)
Download (300kB)
Text (Abstrak (Indonesia))
- Published Version
Download (247kB)
Download (247kB)
Text (Daftar Isi)
- Published Version
Download (270kB)
Download (270kB)
Text (Daftar Pustaka)
- Published Version
Download (343kB)
Download (343kB)
Text (Fulltext PDF Bookmarks)
Restricted to Repository staff only
Download (1MB) | Request a copy
Restricted to Repository staff only
Download (1MB) | Request a copy
Abstract
Industri pelayanan kesehatan berperan penting dalam menentukan kemajuan dari sektor kesehatan secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat efisiensi teknis industri pelayanan kesehatan dan faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat efisiensi di level kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah selama periode 2016-2020. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan two-stage analysis. Tahap pertama, input-oriented BCC DEA dipilih untuk mengukur tingkat efisiensi teknis industri pelayanan kesehatan. Kedua, metode regresi Tobit digunakan untuk menganalisis pengaruh dari variabel PDRB riil, jumlah penduduk usia anak-anak, jumlah lansia, realisasi anggaran untuk kesehatan, jumlah rumah sakit, dan jumlah staf medis per 1.000 penduduk terhadap tingkat efisiensi teknis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara agregat tingkat efisiensi teknis industri pelayanan kesehatan di Provinsi Jawa Tengah mencapai rata-rata skor 87,33%. Secara individu hanya Kabupaten Banyumas dan Kabupaten Magelang yang selalu berada di tingkat optimal efisiensi 100% pada periode 2016-2020. Berdasarkan hasil regresi Tobit, variabel jumlah penduduk usia anak-anak dan realisasi anggaran kesehatan berpengaruh positif secara signifikan terhadap tingkat efisiensi, sedangkan variabel jumlah lansia dan jumlah staf medis per 1.000 penduduk berpengaruh negatif signifikan terhadap tingkat efisiensi. Sementara, variabel PDRB riil dan jumlah rumah sakit tidak berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat efisiensi teknis industri pelayanan kesehatan di Provinsi Jawa Tengah selama periode 2016-2020.
Keywords : | health service industry, technical efficiency, data envelopment analysis, tobit regression, industri pelayanan kesehatan, efisiensi teknis, data envelopment analysis, regresi tobit |
---|---|
Journal or Publication Title: | UNSPECIFIED |
Volume: | UNSPECIFIED |
Number: | UNSPECIFIED |
Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
Subjects: | Ekonomi Pembangunan |
Depositing User: | Ariq Leuditya Furqon |
Date Deposited: | 29 Mar 2023 03:35 |
Last Modified: | 29 Mar 2023 03:35 |
URI: | https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/12392 |