ANALISIS RANTAI NILAI BUNGA KRISAN DI KECAMATAN BANDUNGAN, KABUPATEN SEMARANG

CHAERUNISSA, Ermina Septian and WARIDIN, Waridin,(28 May 2025), ANALISIS RANTAI NILAI BUNGA KRISAN DI KECAMATAN BANDUNGAN, KABUPATEN SEMARANG. , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED

[thumbnail of Cover] Text (Cover) - Published Version
Download (143kB)
[thumbnail of Abstrak (Inggirs)] Text (Abstrak (Inggirs)) - Published Version
Download (222kB)
[thumbnail of Abstrak (indonesia)] Text (Abstrak (indonesia)) - Published Version
Download (190kB)
[thumbnail of Daftar Isi] Text (Daftar Isi) - Published Version
Download (200kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka) - Published Version
Download (236kB)
[thumbnail of Fulltext PDF Bookmarks] Text (Fulltext PDF Bookmarks)
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Bunga krisan sebagai salah satu komoditas tanaman hias dengan jumlah produksi terbesar di Semarang perlu ditelusuri dan dikembangkan lebih lanjut. Bunga krisan tidak hanya sebagai penghias ruangan dan estetika saja, akan tetapi juga memiliki fungsi lain sebagai filter atau penyaring udara dari racun dan polusi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis rantai nilai bunga krisan di Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang. Penelitian ini menggunakan populasi petani bunga krisan yang berada di Desa Candi, Kenteng, dan Duren yang tergabung dalam beberapa kelompok tani. Pengambilan sampel responden petani menggunakan metode cluster random sampling, yaitu sampling menurut daerah/area. Penelitian ini menggunakan jumlah responden petani sebanyak 72 orang. Metode penelitian di dalam penelitian ini dilakukan secara kuantitatif dan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan hasil perhitungan dari margin pemasaran mengindikasikan bahwa saluran pemasaran IV memiliki nilai margin terendah sebesar Rp35.000/ikat, sedangkan saluran pemasaran I memiliki nilai margin tertinggi sebesar Rp53.000/ikat. Perhitungan farmer’s share tertinggi diperoleh oleh saluran pemasaran V sebesar 38,46%. Dalam analisis rantai nilai, petani dan semua lembaga pemasaran sama-sama melakukan aktivitas primer, lengkap dari segi logistik, operasi, penjualan, pemasaran, hingga pelayanan. Adapun pada aktivitas sekunder (pendukung), semua lembaga pemasaran hanya melakukan kegiatan administrasi umum, manajemen sumberdaya manusia, dan pembelian namun tidak melakukan pengembangan teknologi.
Keywords : SCP, Value Chain, Krisan, SCP, Rantai Nilai, Krisan
Journal or Publication Title: UNSPECIFIED
Volume: UNSPECIFIED
Number: UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Ekonomi Islam
Depositing User: Ermina Septian Chaerunissa
Date Deposited: 30 Jun 2025 06:20
Last Modified: 30 Jun 2025 07:13
URI: https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/16558

Actions (login required)

View Item
View Item