DETERMINAN FINANCIAL STATEMENTS FRAUD BERBASIS MODEL FRAUD HEXAGON: PERAN MODERASI PENGENDALIAN INTERNAL DAN MEDIA EXPOSURE

JAMILAH, DEWI MARYAM and HARTO, Puji,(29 July 2025), DETERMINAN FINANCIAL STATEMENTS FRAUD BERBASIS MODEL FRAUD HEXAGON: PERAN MODERASI PENGENDALIAN INTERNAL DAN MEDIA EXPOSURE. , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED

[thumbnail of Cover] Text (Cover) - Updated Version
Download (450kB)
[thumbnail of Abstark (inggris)] Text (Abstark (inggris)) - Published Version
Download (1MB)
[thumbnail of Abstrak (Indo)] Text (Abstrak (Indo)) - Published Version
Download (1MB)
[thumbnail of Daftar Isi] Text (Daftar Isi) - Published Version
Download (365kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka) - Published Version
Download (419kB)
[thumbnail of Fulltext PDF bookmark] Text (Fulltext PDF bookmark)
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kecurangan laporan keuangan (Financial Statement Fraud) dengan menggunakan model fraud hexagon serta menilai peran moderasi pengendalian internal dan eksposur media. Penelitian difokuskan pada perusahaan manufaktur sektor consumer non-cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2023. Model fraud hexagon mencakup tekanan (external pressure yang diproksikan dengan leverage), kesempatan (ineffective monitoring yang diproksikan dengan proporsi komisaris independen), rasionalisasi (total accruals to total asset), kapabilitas (tingkat pendidikan CEO), arogansi (masa jabatan CEO), dan kolusi (koneksi politik). Pendekatan kuantitatif digunakan dengan regresi logistik data panel pada 56 perusahaan, menghasilkan 168 observasi. Financial statement fraud diukur menggunakan model F-Score yang mengintegrasikan kualitas akrual dan kinerja keuangan. Pengendalian internal diukur melalui skor pengungkapan COSO ERM, sedangkan eksposur media diukur dengan logaritma frekuensi pemberitaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekanan dan kesempatan berpengaruh positif signifikan (p < 0,05) terhadap financial statement fraud, menegaskan peran tekanan keuangan dan lemahnya pengawasan dalam memicu kecurangan. Rasionalisasi, kapabilitas, dan arogansi tidak berpengaruh signifikan, sedangkan kolusi berpengaruh negatif signifikan, mengindikasikan dinamika kontekstual pada perusahaan dengan koneksi politik. Analisis moderasi menunjukkan bahwa pengendalian internal menurunkan pengaruh kesempatan terhadap financial statement fraud, namun secara tak terduga memperkuat hubungan kolusi kecurangan. Eksposur media melemahkan pengaruh tekanan dan kapabilitas terhadap financial statement fraud, tetapi cenderung memperkuat hubungan kolusi kecurangan. Penelitian ini memperkaya model fraud hexagon dengan memasukkan pengendalian internal dan eksposur media sebagai faktor moderasi, serta memberikan wawasan bagi regulator, auditor, dan investor untuk merancang strategi mitigasi risiko kecurangan yang lebih tepat sesuai industri.
Keywords : Financial Statmenet Fraud, Fraud Hexagon Model, Internal Control, Media Exposure, Kecurangan Laporan Keuangan, Fraud Hexagon, Pengendalian Internal, Media Exposur
Journal or Publication Title: UNSPECIFIED
Volume: UNSPECIFIED
Number: UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: Akuntansi
Depositing User: Dewi Maryam Jamilah
Date Deposited: 13 Aug 2025 03:14
Last Modified: 13 Aug 2025 03:14
URI: https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/16887

Actions (login required)

View Item
View Item