SYAVIRA, Rizqy Nada,(21 August 2025), ANALISIS FENOMENA OVERTOURISM DAN PERSPEKTIF PENGUNJUNG TERHADAP KEBIJAKAN DI CANDI BOROBUDUR, MAGELANG. , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED
Download (276kB)
Download (322kB)
Download (517kB)
Download (370kB)
Download (341kB)
Restricted to Repository staff only
Download (7MB) | Request a copy
Abstract
Overtourism di Candi Borobudur telah menimbulkan masalah signifikan, terutama kerusakan pada batunya. Situasi ini membutuhkan kebijakan yang menyeimbangkan antara melestarikan warisan dan mempromosikan praktik pariwisata berkelanjutan. Manajemen yang tidak memadai tidak hanya mengancam kuil itu sendiri tetapi juga membahayakan kesejahteraan masyarakat setempat. Masalah ini semakin rumit karena informasi yang tidak simetris di antara para pemangku kepentingan dan kurangnya kesadaran umum tentang pariwisata berlebihan di Indonesia. Studi ini bertujuan untuk menganalisis penyebab dan dampak overtourism, memetakan karakteristik sosiodemografi wisatawan, mengeksplorasi preferensi kebijakan berdasarkan pilihan wisatawan, dan mengidentifikasi strategi dari berbagai pemangku kepentingan untuk mengatasi masalah ini.
Pendekatan metode campuran digunakan, menggabungkan data primer dan sekunder. Data kuantitatif dikumpulkan dari 153 wisatawan melalui choice experiment, sementara wawasan kualitatif diperoleh dari wawancara dengan penduduk, staf dari Pusat Pengelolaan Pariwisata (TWC), dan informan kunci. Temuan menunjukkan bahwa pariwisata berlebihan didorong oleh faktor-faktor seperti kemajuan teknologi, prioritas manajemen pemerintah, musim puncak turis, perubahan pola perjalanan, perilaku tidak pantas dari turis, dan pemahaman yang terbatas tentang situasi di kalangan penduduk.
Eksternalitas negatif dari pariwisata berlebihan meliputi degradasi budaya, ketergantungan ekonomi, dan pelanggaran aturan oleh pengunjung. Sebagian besar turis—terutama dari Jawa, laki-laki, berusia 26 hingga 38 tahun, dengan pendidikan tinggi dan pendapatan stabil—menunjukkan kesadaran rendah terhadap overtourism, terbukti dari keengganan mereka membayar untuk langkah-langkah mitigasi. Strategi kebijakan yang diusulkan terbagi menjadi tiga kategori: ekologis (seperti pembatasan akses, batas waktu, dan transportasi ramah lingkungan), ekonomi (termasuk penyesuaian harga tiket, ekonomi berbasis masyarakat, dan investasi berkelanjutan), serta sosial (berfokus pada kolaborasi masyarakat, pendidikan budaya, dan distribusi manfaat yang adil). Temuan ini menggarisbawahi kebutuhan mendesak akan kolaborasi multi-pemangku kepentingan untuk mengembangkan kebijakan yang responsif yang melindungi warisan Candi Borobudur sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat setempat.
| Keywords : | Overtourism, Impact, Externalities, Choice Experiment, Mitigate Strategy, Overtourism, Penyebab, Eksternalitas, Choice Experiment, Strategi Mitigasi |
|---|---|
| Journal or Publication Title: | UNSPECIFIED |
| Volume: | UNSPECIFIED |
| Number: | UNSPECIFIED |
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
| Subjects: | Ekonomi Pembangunan |
| Depositing User: | Rizqy Nada Syavira |
| Date Deposited: | 19 Sep 2025 07:39 |
| Last Modified: | 19 Sep 2025 07:39 |
| URI: | https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/17124 |


