ANALISIS PENGARUH JUMLAH UANG BEREDAR, SUKU BUNGA, DAN NILAI TUKAR TERHADAP INFLASI DI INDONESIA PERIODE 2014-2024

MENTARI, Vistanesa Praditha and MARIA, Nugroho Sumarjiyanto Benedictus,(12 September 2025), ANALISIS PENGARUH JUMLAH UANG BEREDAR, SUKU BUNGA, DAN NILAI TUKAR TERHADAP INFLASI DI INDONESIA PERIODE 2014-2024. , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED

[thumbnail of Cover] Text (Cover) - Published Version
Download (348kB)
[thumbnail of Abstrak (Inggris)] Text (Abstrak (Inggris)) - Published Version
Download (323kB)
[thumbnail of Abstrak (Indonesia)] Text (Abstrak (Indonesia)) - Published Version
Download (345kB)
[thumbnail of Daftar Isi] Text (Daftar Isi) - Published Version
Download (388kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka) - Published Version
Download (787kB)
[thumbnail of Fulltext PDF Bookmarks] Text (Fulltext PDF Bookmarks) - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah uang beredar, suku bunga, dan nilai tukar terhadap inflasi di Indonesia selama periode 2014–2023. Inflasi merupakan salah satu indikator penting dalam menilai stabilitas ekonomi, sehingga pemahaman mengenai faktor-faktor yang memengaruhinya menjadi hal yang krusial dalam perumusan kebijakan moneter. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder berbentuk runtun waktu (time series) triwulanan yang diperoleh dari publikasi resmi Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bank Indonesia. Metode analisis yang digunakan adalah Autoregressive Distributed Lag (ARDL) untuk melihat hubungan jangka pendek maupun jangka panjang antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam jangka pendek, variabel jumlah uang beredar dan suku bunga berpengaruh positif dan signifikan terhadap inflasi, sementara nilai tukar memberikan pengaruh negatif signifikan dan tidak memberikan pengaruh yang signifikan. Dalam jangka panjang, ketiga variabel independen menunjukkan pengaruh terhadap inflasi, meskipun tingkat signifikansinya berbeda-beda. Jumlah uang beredar cenderung memberikan kontribusi positif terhadap kenaikan inflasi, sedangkan suku bunga dalam jangka panjang berpengaruh postif signifikan sedangkan nilai tukar terbukti memiliki pengaruh negatif siginifikan terhadap inflasi. Temuan ini menegaskan bahwa dinamika inflasi di Indonesia lebih responsif terhadap perubahan suku bunga dalam jangka pendek, sementara peran jumlah uang beredar dan nilai tukar lebih dominan dalam jangka panjang. Oleh karena itu, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi otoritas moneter, khususnya Bank Indonesia, dalam merumuskan kebijakan yang lebih efektif untuk menjaga stabilitas harga.
Keywords : Inflation, Money Supply, Interest Rate, Exchange Rate, ARDL, Inflasi, Jumlah Uang Beredar, Suku Bunga, Nilai Tukar, ARDL
Journal or Publication Title: UNSPECIFIED
Volume: UNSPECIFIED
Number: UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Ekonomi Pembangunan
Depositing User: Vistanesa Mentari
Date Deposited: 25 Sep 2025 07:41
Last Modified: 25 Sep 2025 07:42
URI: https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/17161

Actions (login required)

View Item
View Item