ASMORO, Ramadhani Lanangku and RAHARJA, Surya,(16 September 2025), PENGARUH PENERAPAN TEORI BELAJAR KOLB PADA MATA KULIAH ENTERPRISE RESOURCE PLANNING (ERP) TERHADAP TECHNOLOGY READINESS INDEX (TRI) 2.0 PENGGUNAAN ERP PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI AKUNTANSI S1 UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG. , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED
Download (290kB)
Download (387kB)
Download (337kB)
Download (576kB)
Download (533kB)
Restricted to Repository staff only
Download (4MB) | Request a copy
Abstract
Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis hubungan suatu gaya belajar
tertentu dalam mata kuliah Enterprise Resource Planning (ERP) terhadap
kesiapan penggunaan teknologi ERP pada mahasiswa Program Studi S1
Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro Semarang.
Penelitian ini menggunakan Teori Belajar Kolb oleh Kolb (1984) dengan empat
dimensi yaitu Pengalaman Konkret (CE), Observasi Reflektif (RO),
Konseptualisasi Abstrak (AC), dan Eksperimentasi Aktif (AE) dan Technology
Readiness Index 2.0 (TRI 2.0) yang dikembangkan oleh Parasuraman dan Colby
(2015) dengan empat dimensi yaitu Optimisme (OPTM), Sikap Inovativitas
(INV), Ketidaknyamanan (DISC), dan Ketidakamanan (INSC).
Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa aktif Program Studi
Akuntansi S1 Universitas Diponegoro yang sudah mengambil dan lulus mata
kuliah ERP. Dalam penelitian ini diperoleh 180 responden sebagai sampel.
Pengambilan data dilakukan dengan metode survei melalui kuesioner daring atau
online yang terdiri dari 32 butir pertanyaan yang mewakili empat dimensi dari
Teori Belajar Kolb dan empat dimensi dari Technology Readiness Index 2.0, data
yang sudah didapat kemudian diolah dan dianalisa dengan metode PLS-SEM
(Partially Least Square-Structural Equation Modelling) dengan perangkat lunak
SmartPLS 4.0,
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa satu hipotesis diterima yaitu
Observasi Reflektif (RO) pada Teori Belajar Kolb berpangaruh positif terhadap
nilai Technology readiness Index 2.0 (TRI) Mahasiswa. Sementara tiga hipotesis
ditolak yaitu Pengalaman Konkret (CE), Konseptualisasi Abstrak (AC), dan
Eksperimentasi Aktif (AE) tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap nilai
Technology readiness Index 2.0 (TRI) Mahasiswa. Hasil penelitian lainnya adalah
didapatkan bahwa mayoritas mahasiswa memiliki prefrensi gaya belajar
Pengalaman Konkret (CE) dalam mempelajari ERP dan mayoritas mahasiswa
memiliki Optimisme dan Sikap Inovativitas yang tinggi serta Ketidaknyamanan
dan Ketidakamanan yang rendah terhadap penggunaan ERP jika diukur dengan
Technology Readiness Index 2.0,
| Keywords : | Kolb’s Experiential Learning Theory, Technology Readiness Index, Concrete Experience, Reflective Observation, Abstract Conceptualization, Active Experimentation, Optimism, Innovativeness, Discomfort, Insecurity, Enterprise Resource Planning (ERP), Odoo, Converger, Diverger, Accommodator, Assimilator, Pioneer, Laggard, Skeptic, Explorer., Teori Belajar Kolb, Technology Readiness Index, Pengalaman Konkret, Refleksi Observatif, Konseptualisasi Abstrak, Eksperimentasi Aktif, Optimisme, Sikap Inovativitas, Ketidaknyamanan, Ketidakamanan, Enterprise Resource Planning (ERP), Odoo, Converger, Diverger, Accomodator, Assimilator, Pioneer, laggard, Skeptic, Explorer. |
|---|---|
| Journal or Publication Title: | UNSPECIFIED |
| Volume: | UNSPECIFIED |
| Number: | UNSPECIFIED |
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
| Subjects: | Akuntansi |
| Depositing User: | Ramadhani Lanangku Asmoro |
| Date Deposited: | 09 Oct 2025 03:57 |
| Last Modified: | 09 Oct 2025 03:57 |
| URI: | https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/17281 |


