DAMPAK KEBIJAKAN SPIN-OFF TERHADAP MARKET SHARE DAN KINERJA BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA

RIZKIA, Fariq Yusran and KAFABIH, An’im,(12 November 2025), DAMPAK KEBIJAKAN SPIN-OFF TERHADAP MARKET SHARE DAN KINERJA BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA. , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED

[thumbnail of Cover] Text (Cover) - Published Version
Download (378kB)
[thumbnail of Abstrak (Inggris)] Text (Abstrak (Inggris)) - Published Version
Download (350kB)
[thumbnail of Abstrak (Indonesia)] Text (Abstrak (Indonesia)) - Published Version
Download (257kB)
[thumbnail of Daftar Isi] Text (Daftar Isi) - Published Version
Download (467kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka) - Published Version
Download (401kB)
[thumbnail of Fulltext PDF Bookmarks] Text (Fulltext PDF Bookmarks)
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Perbankan syariah di Indonesia memiliki potensi besar dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional, tetapi masih menghadapi tantangan berupa pangsa pasar yang rendah dan struktur kelembagaan yang belum sepenuhnya mandiri. Kebijakan spin-off sebagaimana diatur dalam Undang-Undang No. 21 Tahun 2008, UU PPSK No. 4 Tahun 2023, dan POJK No. 12 Tahun 2023, diwajibkan untuk meningkatkan kemandirian Unit Usaha Syariah (UUS) dengan memisahkannya menjadi Bank Umum Syariah (BUS). Namun, efektivitas kebijakan ini masih diperdebatkan, karena hasil penelitian sebelumnya menunjukkan temuan yang tidak konsisten. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penerapan kebijakan spin-off terhadap pangsa pasar (market share) dan kinerja keuangan bank umum syariah di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan Difference-in-Differences (DiD). Data yang digunakan berupa data panel dari laporan keuangan tahunan perbankan syariah serta publikasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selama periode 2010–2024. Sampel penelitian terdiri atas BUS hasil spin-off sebagai kelompok perlakuan dan UUS yang belum spin-off sebagai kelompok kontrol. Variabel dependen meliputi market share (MS), Return on Assets (ROA), Non Performing Financing (NPF), Financing to Deposit Ratio (FDR), dan Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO). Variabel independen adalah kebijakan spin-off, dengan variabel kontrol berupa indikator makroekonomi dan ukuran bank. Uji robustness turut dilakukan untuk memastikan konsistensi hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan spin-off berpengaruh negatif signifikan terhadap market share, menandakan potensi peningkatan daya saing antar BUS setelah pemisahan dari bank induk. Variabel ROA, spin-off tidak berpengaruh signifikan, sehingga tidak terbukti meningkatkan profitabilitas bank. Pada rasio NPF, spin-off menunjukkan indikasi perbaikan kualitas pembiayaan pada uji robustness, meskipun belum konsisten. Dampak terhadap FDR negatif signifikan sedangkan BOPO cenderung positif signifikan pada model utama, tetapi hasilnya tidak konsisten pada robustness check. Secara keseluruhan, temuan ini mengindikasikan bahwa kebijakan spin-off belum mampu meningkatkan kinerja keuangan bank syariah secara berkelanjutan. Implikasi penelitian ini menekankan perlunya regulator meninjau kembali desain kebijakan spin-off serta mendorong strategi manajerial yang lebih efisien untuk memperkuat pertumbuhan industri perbankan syariah.
Keywords : Difference-in-Differences, Financial Performance, Islamic Banking, Market Share, Spin-off., Difference-in-Differences, Kinerja Keuangan, Market Share, Perbankan Syariah, Spin-off.
Journal or Publication Title: UNSPECIFIED
Volume: UNSPECIFIED
Number: UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Ekonomi Islam
Depositing User: Fariq Yusran Rizkia
Date Deposited: 28 Nov 2025 08:03
Last Modified: 28 Nov 2025 08:12
URI: https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/17363

Actions (login required)

View Item
View Item