SUSANTI, Hermi and DARMASTUTI, Ismi,(19 December 2025), PENGARUH KESEIMBANGAN KEHIDUPAN KERJA TERHADAP NIAT KELUAR DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL MEDIASI (STUDI PADA PERAWAT RSUD RAA SOEWONDO PATI). , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED
Download (220kB)
Download (325kB)
Download (287kB)
Download (373kB)
Download (365kB)
Restricted to Repository staff only
Download (4MB) | Request a copy
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya perhatian terhadap masalah niat keluar di sektor pelayanan kesehatan, khususnya pada perawat dengan status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang bekerja di lingkungan rumah sakit dengan tuntutan kerja tinggi. Ketidakseimbangan antara tuntutan pekerjaan dan kehidupan pribadi berpotensi menimbulkan tekanan psikologis yang berdampak pada kepuasan kerja dan kecenderungan untuk meninggalkan organisasi. Di sisi lain, temuan penelitian terdahulu mengenai pengaruh keseimbangan kehidupan kerja terhadap niat keluar masih menunjukkan hasil yang tidak konsisten, terutama terkait peran variabel psikologis sebagai mekanisme penjelas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
pengaruh keseimbangan kehidupan kerja terhadap niat keluar dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi pada perawat PPPK di RSUD RAA Soewondo Pati.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh perawat PPPK di RSUD RAA Soewondo Pati yang berjumlah 82 orang, sehingga teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sensus. Data dikumpulkan melalui kuesionerterstruktur yang mengukur variabel keseimbangan kehidupan kerja, kepuasan kerja, dan niat keluar. Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4 untuk menguji pengaruh langsung maupun tidak langsung antarvariabel dalam model penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keseimbangan kehidupan kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap niat keluar. Selain itu, kepuasan kerja terbukti memediasi secara parsial hubungan antara keseimbangan kehidupan kerja dan niat keluar. Temuan ini mengindikasikan bahwa keseimbangan kehidupan kerja
tidak hanya menurunkan niat keluar secara langsung, tetapi juga bekerja melalui peningkatan kepuasan kerja sebagai mekanisme psikologis yang menahan kecenderungan perawat untuk meninggalkan organisasi. Secara teoretis, penelitian
ini memperkaya kajian mengenai perilaku turnover dengan menegaskan peran kepuasan kerja sebagai mediator dalam konteks tenaga kesehatan. Secara praktis, hasil penelitian ini memberikan implikasi bagi manajemen rumah sakit untuk
memprioritaskan kebijakan yang mendukung keseimbangan kehidupan kerja dan peningkatan kepuasan kerja guna menekan risiko niat keluar perawat PPPK.
| Keywords : | Work-Life Balance, Job Satisfaction, Turnover Intention, PPPK Nurses, PLS-SEM., Keseimbangan Kehidupan Kerja, Kepuasan Kerja, Niat Keluar, Perawat PPPK, PLS-SEM. |
|---|---|
| Journal or Publication Title: | UNSPECIFIED |
| Volume: | UNSPECIFIED |
| Number: | UNSPECIFIED |
| Item Type: | Thesis (Masters) |
| Subjects: | Manajemen |
| Depositing User: | Hermi Susanti Susanti |
| Date Deposited: | 24 Dec 2025 10:10 |
| Last Modified: | 24 Dec 2025 10:11 |
| URI: | https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/17528 |


