PUTRA, Akbar Agil Syah and LATARUVA, Eisha,(13 January 2026), PENGARUH BEBAN KERJA BERLEBIH TERHADAP KINERJA KARYAWAN DENGAN STRESS KERJA SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA SALES DEALER HONDA DI KOTA SEMARANG. , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED
Download (274kB)
Download (280kB)
Download (236kB)
Download (319kB)
Download (260kB)
Restricted to Repository staff only
Download (6MB) | Request a copy
Abstract
Pekerjaan sebagai sales adalah profesi yang memiliki tekanan tinggi. Salesperson sering menghadapi situasi non-rutin, yang kadang kala dilakukan tanpa dukungan langsung dari atasan, sehingga menimbulkan ketidakjelasan dalam menentukan langkah yang tepat hingga akhirnya seorang sales merasakan stres ketika bekerja. Beban kerja yang tinggi merupakan salah satu faktor yang sering memengaruhi kinerja karyawan, terutama pada lingkungan kerja yang menuntut pencapaian target seperti sales dealer mobil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beban kerja berlebih terhadap kinerja karyawan dengan stres kerja sebagai variabel mediasi pada sales di Honda Semarang Center.
Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner yang didistribusikan kepada karyawan pada periode 7 April–12 Mei 2024. Dari 75 kuesioner yang disebarkan melalui Google Form, sebanyak 65 responden dinyatakan memenuhi kriteria untuk dianalisis. Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan software SmartPLS dengan metode Structural Equation Modeling.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja berlebih berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (O = −0.395; T = 3.613; P = 0.000), serta berpengaruh positif dan signifikan terhadap stres kerja (O = 0.300; T = 2.619; P = 0.005). Penelitian ini juga menemukan bahwa stres kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (O = −0.248; T = 1.735; P = 0.042). Namun demikian, analisis jalur mediasi menunjukkan bahwa stres kerja tidak memediasi pengaruh beban kerja berlebih terhadap kinerja karyawan secara signifikan (P = 0.113; O = −0.074).
Hasil ini mengindikasikan bahwa meskipun beban kerja meningkatkan stres dan stres berpengaruh dalam menurunkan kinerja, jalur tidak langsung melalui stres kerja tidak cukup kuat untuk bertindak sebagai variabel mediasi. Hasil penelitian ini menegaskan pentingnya pengelolaan beban kerja yang proporsional untuk meminimalkan stres kerja dan menjaga kualitas kinerja karyawan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi manajemen Honda Semarang Center dalam merumuskan kebijakan manajemen sumber daya manusia yang lebih efektif dan mendukung pencapaian kinerja organisasi
| Keywords : | work overload, work stress, employee performance, Honda Semarang employees, PLS-SEM., beban kerja berlebih, stres kerja, kinerja karyawan, karyawan Honda Semarang, PLS-SEM. |
|---|---|
| Journal or Publication Title: | UNSPECIFIED |
| Volume: | UNSPECIFIED |
| Number: | UNSPECIFIED |
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
| Subjects: | Manajemen |
| Depositing User: | Akbar Agil Syah Putra |
| Date Deposited: | 02 Mar 2026 06:10 |
| Last Modified: | 02 Mar 2026 06:10 |
| URI: | https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/17742 |


