AWWALIYAH, Azda Ni'matul and PURWANTI, Evi Yulia,(17 December 2025), ANALISIS DAYA SAING PARIWISATA KABUPATEN KUDUS TAHUN 2017-2021. , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED
Download (158kB)
Download (39kB)
Download (158kB)
Download (56kB)
Download (181kB)
Restricted to Repository staff only
Download (2MB) | Request a copy
Abstract
Pariwisata merupakan salah satu faktor penting yang keberadaannya melibatkan sektor-sektor lain yang turut berpartisipasi dalam menyumbang peningkatan perekonomian daerah, tetapi lain halnya dengan Kabupaten Kudus.
Sektor pariwisata Kabupaten Kudus belum termasuk dalam kategori berdaya saing apabila dibandingkan dengan daerah sekitarnya dan belum mampu ikut berkontribusi bagi perekonomian daerahnya. Penelitian ini dilakukan dengan
tujuan mengetahui posisi daya saing pariwisata Kabupaten Kudus menggunakan pendekatan Competitiveness Monitor (CM).
Penelitian ini menggunakan data sekunder meliputi data kunjungan wisatawan, infrastruktur, kondisi sosial dan lingkungan, kemajuan teknologi, serta indikator ekonomi daerah yang diperoleh melalui publikasi resmi pemerintah
daerah dan instansi terkait. Delapan indikator daya saing yang diukur yaitu Human Tourism Indicator (HTI), Price Competitiveness Indicator (PCI), Infrastructure Development Indicator (IDI), Environment Indicator (EI), Technology Advancement Indicator (TAI), Human Resource Indicator (HRI),
Openness Indicator (OI), dan Social Development Indicator (SDI). Metode analisis yang digunakan adalah perhitungan indeks daya saing pariwisata berdasarkan normalisasi data dan pembobotan komposit.
Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa secara umum daya saing pariwisata Kabupaten Kudus masih berada pada kategori sangat rendah, diketahui dari hasil normalisasi data tujuh dari delapan indikator mendapat nilai berkisar antara 0,00–0,20 atau dalam kategori tidak berdaya saing. Indikator yang paling lemah meliputi PCI, EI, TAI (pada awal periode penelitian), HRI dan HTI (pada akhir periode penelitian), OI, dan SDI. Sementara itu, IDI menjadi satu
satunya indikator yang menunjukkan tren peningkatan signifikan, khususnya pada tahun 2020, seiring dengan percepatan pembangunan fisik dan peningkatan fasilitas publik selama pandemi. Kondisi ini mengungkapkan bahwa meskipun terdapat perbaikan infrastruktur, sektor pariwisata Kabupaten Kudus belum memiliki keunggulan kompetitif yang stabil dalam hal kualitas lingkungan, teknologi, sumber daya manusia, persaingan tingkat harga, maupun keterbukaan destinasi.
| Keywords : | Tourism Competitiveness, Competitiveness Monitor Method, Tourism Index, Composite Index, Tourism Competitiveness Index, Daya Saing Pariwisata, Metode Competitiveness Monitor, Indeks Pariwisata, Indeks Komposit, Indeks Daya Saing Pariwisata |
|---|---|
| Journal or Publication Title: | UNSPECIFIED |
| Volume: | UNSPECIFIED |
| Number: | UNSPECIFIED |
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
| Subjects: | Ekonomi Pembangunan |
| Depositing User: | A NI'matul |
| Date Deposited: | 14 Apr 2026 06:46 |
| Last Modified: | 14 Apr 2026 06:47 |
| URI: | https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/17902 |


