AZIZAH, Shofiyah Nur and KIRANA, Mayanggita,(16 April 2026), DAMPAK SEKTOR INDUSTRI TERHADAP DISPARITAS WILAYAH KABUPATEN/KOTA DI JAWA TENGAH 2019-2023. , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED
Download (144kB)
Download (372kB)
Download (374kB)
Download (509kB)
Download (978kB)
Restricted to Repository staff only
Download (2MB) | Request a copy
Abstract
Disparitas pembangunan antar kabupaten/kota masih menjadi permasalahan utama dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Kondisi tersebut juga terjadi di Provinsi Jawa Tengah dengan rata-rata tingkat disparitas wilayah berdasarkan Indeks Williamson sebesar 0,643 pada tahun penelitian yaitu 2019-2023. Sebagai Provinsi dengan struktur ekonomi yang didominasi sektor Industri Pengolahan, keberadaan sektor industri diduga memiliki peran penting dalam memengaruhi tingkat ketimpangan pembangunan wilayah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sektor industri terhadap disparitas wilayah antar kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2019-2023.
Metode yang digunakan adalah analisis regresi data panel dengan pendekatan yang tepat adalah Random Effect Model (REM) pada 35 kabupaten/kota selama 5 tahun di Provinsi Jawa Tengah. Variabel utama yang digunakan untuk menggambarkan dan mengukur kondisi sektor industri meliputi Sektor Basis industri, Jumlah unit industri, serta Tenaga kerja industri. Selain itu, penelitian ini juga menambahkan beberapa variabel kontrol yaitu Total Investasi Kabupaten/Kota yang meliputi Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), serta Kepadatan Penduduk.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Sektor Basis dan Jumlah unit industri memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap Indeks Williamson, yang berarti bahwa penguatan basis industri dan peningkatan jumlah unit usaha industri efektif dalam menurunkan tingkat disparitas wilayah. Sebaliknya, tenaga kerja industri berpengaruh positif dan signifikan, yang menunjukkan bahwa hanya kuantitas tenaga kerja industri saja belum mampu menurunkan angka ketimpangan wilayah. Secara keseluruhan, hasil ini menegaskan bahwa kebijakan industrialisasi perlu diarahkan pada pemerataan sebaran unit industri guna menciptakan keseimbangan pembangunan wilayah yang lebih merata.
| Keywords : | Disparitas Wilayah, Sektor Industri, Indeks Williamson, Sektor Basis Industri, Regresi Data Panel, Regional Disparity, Industrial Sector, Williamson Index Industrial base sector, Panel Data Regression |
|---|---|
| Journal or Publication Title: | UNSPECIFIED |
| Volume: | UNSPECIFIED |
| Number: | UNSPECIFIED |
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
| Subjects: | Ekonomi Pembangunan |
| Depositing User: | Shofiyah Nur Azizah |
| Date Deposited: | 13 May 2026 01:47 |
| Last Modified: | 13 May 2026 01:47 |
| URI: | https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/17981 |


