DETERMINAN MINAT INVESTASI E-MAS GENERASI Z DI JAWA TENGAH (STUDI KASUS PADA APLIKASI BYOND BY BSI)

NAHDI, Mohammad Rofiul Azka and MAJID, Rifaldi,(23 June 2026), DETERMINAN MINAT INVESTASI E-MAS GENERASI Z DI JAWA TENGAH (STUDI KASUS PADA APLIKASI BYOND BY BSI). , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED

[thumbnail of Cover] Text (Cover) - Published Version
Download (117kB)
[thumbnail of Abstrak (Inggris)] Text (Abstrak (Inggris)) - Published Version
Download (140kB)
[thumbnail of Abstrak (Indonesia)] Text (Abstrak (Indonesia)) - Published Version
Download (145kB)
[thumbnail of Daftar Isi] Text (Daftar Isi) - Published Version
Download (174kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka) - Published Version
Download (216kB)
[thumbnail of Fulltext PDF Bookmarks] Text (Fulltext PDF Bookmarks)
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris determinan yang memengaruhi minat Generasi Z dalam berinvestasi emas digital (E-mas) melalui aplikasi BYOND by BSI. Dengan mengintegrasikan Theory of Planned Behavior, Teori Prospek, dan Teori Persepsi Risiko, studi ini menginvestigasi interaksi antara faktor pendorong yakni pendapatan, ekspektasi return, dan literasi keuangan syariah dengan hambatan psikologis berupa risiko siber, risiko likuiditas, dan risiko reputasi perusahaan. Menggunakan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan dari 234 responden Generasi Z yang berdomisili di Jawa Tengah, Indonesia, dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (SEM-PLS). Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pendapatan, ekspektasi return, dan literasi keuangan syariah memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat berinvestasi. Sebaliknya, persepsi risiko siber (ancaman privasi), risiko likuiditas (ketidakpastian performa), dan risiko reputasi perusahaan menunjukkan pengaruh negatif dan signifikan terhadap minat investasi. Temuan ini menjelaskan trade-off kognitif yang dihadapi oleh digital natives, mengonfirmasi bahwa meskipun kapasitas finansial dan keyakinan etis mendorong adopsi investasi, risiko multidimensi mengaktifkan bias penghindaran kerugian (loss aversion) yang bertindak sebagai hambatan psikologis fundamental. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan agar institusi perbankan syariah memprioritaskan infrastruktur keamanan siber yang tangguh, transparansi mekanisme likuiditas, serta komunikasi kepatuhan syariah yang komprehensif guna mendorong partisipasi investasi generasi muda.
Keywords : Investment Intention, Digital Gold, Income, Perceived Risk, Expected Return, Islamic Financial Literacy, Generation Z., Minat Investasi, Emas Digital, Pendapatan, Persepsi Risiko, Ekspektasi Return, Literasi Keuangan Syariah, Generasi Z.
Journal or Publication Title: UNSPECIFIED
Volume: UNSPECIFIED
Number: UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Ekonomi Islam
Depositing User: Mohammad Rofiul Azka Nahdi
Date Deposited: 24 Jun 2026 02:45
Last Modified: 24 Jun 2026 02:45
URI: https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/18306

Actions (login required)

View Item
View Item