ANALISIS PENGARUH TRADE POLICY UNCERTAINTY DAN VARIABEL MAKROEKONOMI TERHADAP VOLATILITAS NILAI TUKAR RUPIAH DI INDONESIA: PENDEKATAN GARCH DAN ARDL-ECM PERIODE 2016 - 2025

PRIAMBODO, Maira Rashieka and KURNIA, Akhmad Syakir,(10 June 2026), ANALISIS PENGARUH TRADE POLICY UNCERTAINTY DAN VARIABEL MAKROEKONOMI TERHADAP VOLATILITAS NILAI TUKAR RUPIAH DI INDONESIA: PENDEKATAN GARCH DAN ARDL-ECM PERIODE 2016 - 2025. , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED

[thumbnail of Cover] Text (Cover) - Published Version
Download (2MB)
[thumbnail of Abstrak (Inggris)] Text (Abstrak (Inggris)) - Published Version
Download (2MB)
[thumbnail of Abstrak (Indonesia)] Text (Abstrak (Indonesia)) - Published Version
Download (2MB)
[thumbnail of Daftar Isi] Text (Daftar Isi) - Published Version
Download (2MB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka) - Published Version
Download (2MB)
[thumbnail of Fulltext PDF Bookmarks] Text (Fulltext PDF Bookmarks)
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Trade Policy Uncertainty (TPU) dan variabel makroekonomi domestik terhadap volatilitas nilai tukar Rupiah di Indonesia dalam jangka pendek dan jangka panjang. Variabel independen yang digunakan meliputi TPU, rasio neraca perdagangan terhadap PDB, cadangan devisa, suku bunga (JIBOR), dan inflasi. Penelitian ini menggunakan data time series bulanan periode 2016 – 2025 yang diperoleh dari Bloomberg, Bank Indonesia, dan Badan Pusat Statistik. Metode analisis yang digunakan adalah Autoregressive Distributed Lag (ARDL) untuk menguji hubungan jangka panjang serta Error Correction Model (ECM) untuk menganalisis dinamika jangka pendek dan mekanisme penyesuaian menuju keseimbangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan jangka panjang antara volatilitas nilai tukar Rupiah dan variabel-variabel independen. Dalam jangka pendek, beberapa variabel terbukti berpengaruh signifikan terhadap volatilitas nilai tukar, yang menunjukkan bahwa shock eksternal dan kondisi domestik secara simultan memengaruhi pergerakan nilai tukar. Koefisien Error Correction Term (ECT) yang bernilai negatif dan signifikan mengindikasikan adanya mekanisme penyesuaian menuju keseimbangan jangka panjang. Nilai absolut koefisien yang lebih besar dari satu menunjukkan bahwa proses penyesuaian berlangsung sangat cepat dan cenderung mengalami overshooting, di mana nilai tukar berfluktuasi melewati titik keseimbangan sebelum kembali stabil. Hal ini mencerminkan tingginya sensitivitas pasar valuta asing terhadap guncangan eksternal, khususnya Trade Policy Uncertainty. Temuan ini menegaskan bahwa ketidakpastian kebijakan perdagangan global dan kondisi fundamental domestik berperan penting dalam menentukan stabilitas nilai tukar Rupiah di Indonesia.
Keywords : Trade Policy Uncertainty, exchange rate volatility, ARDL, ECM, macroeconomics, Trade Policy Uncertainty, volatilitas nilai tukar, ARDL, ECM, makroekonomi
Journal or Publication Title: UNSPECIFIED
Volume: UNSPECIFIED
Number: UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Ekonomi Pembangunan
Depositing User: Maira Rashieka Priambodo
Date Deposited: 24 Jun 2026 06:49
Last Modified: 24 Jun 2026 06:53
URI: https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/18322

Actions (login required)

View Item
View Item