PURWANTI, Evi Yulia and SUGIYANTO, Fransiscus Xaverius and KURNIA, Akhmad Syakir,(30 April 2026), TRANSFER ANTARGENERASI INTER-VIVOS DI INDONESIA: MOTIF, CROWDING OUT DAN INTERDEPENDENSI. , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED
Download (3MB)
Download (142kB)
Download (144kB)
Download (321kB)
Download (320kB)
Restricted to Repository staff only
Download (3MB) | Request a copy
Abstract
Perubahan struktur penduduk menuju pada aging population dengan keterbatasan sumber
daya publik untuk mendukung kebutuhan lansia, telah menimbulkan kekhawatiran dalam
upaya menjaga kesejahteraan penduduk lanjut usia. Pemahaman transfer antar generasi
penting mengenai insentif yang melandasi bantuan keluarga. Penelitian ini bertujuan
mengembangkan model transfer antar generasi inter-vivos di Indonesia. Penelitian ini
diharapkan dapat berkontribusi terhadap literatur transfer antargenerasi di Indonesia. di
mana nilai-nilai solidaritas antar anggota keluarga masih kuat, tetapi juga telah
beradaptasi reaalitas mobilitas geografis dan struktur rumah tangga modern, serta
memasukkan sistem kekerabatan yang mewarnai pola transfer antar generasi di
Indonesia.
Penelitian ini memanfaatkan data gelombang 5 Indonesian Family Longitudinal Survey
(IFLS-5), terdapat 2240 sampel terpilih dalam pasangan anak dewasa dan orang tua lansia
(diad). Teknik analisis regresi probit dan Ordinary Least Square digunakan untuk
mengestimasi probabilitas dan jumlah transfer antar generasi dan memeriksa hubungan
antara transfer publik dan transfer privat. Penelitian ini juga mengeksplorasi
interdependensi antara 3 jenis transfer antar generasi yaitu transfer finansial, transfer
waktu dan transfer ruang/koresidensi.
Hasil pengujian menunjukkan transfer antar generasi tidak dapat dijelaskan dengan satu
motif tunggal. Transfer finansial dari orang tua lansia ke anak dewasa didasarkan pada
motif pertukaran, sementara pada transfer finansial dari anak ke orang tua lansia didorong
bukan karena motif altruisme maupun pertukaran namun norma kewajiban berbakti.
Motif altruisme ditemukan menjadi motif transfer waktu dari orang tua ke anak,
sedangkan pada transfer waktu dari anak ke orang tua didorong motif pertukaran.
Transfer ruang terkonfirmasi didasarkan pada need- based transfer. Hubungan antara
transfer publik dan transfer privat terjadi crowding in effect pada transfer publik bantuan
sosial, namun terdapat indikasi crowding out effect pada transfer publik pensiun. Terdapat
hubungan interdependensi saling melengkapi (complementary relationship) yang kuat
antara, transfer ruang, transfer waktu, terhadap transfer finansial dari anak ke orang tua,
namun tidak terdapat interdependensi antara koresiden dan transfer waktu. Pola dan arah
transfer antar generasi secara signifikan dipengaruhi oleh jarak tempat tinggal,
pendidikan, umur, gender, status kesehatan, struktur keluarga, living arrangement, sistem
kekerabatan, status marital, status pekerjaan anak, serta lokasi tempat tinggal Temuan
dalam penelitian ini memperkuat hipotesis old age security, parental repayment, dan
resource dilution serta memberikan implikasi penting bagi kebijakan perlindungan sosial
lansia di Indonesia.
| Keywords : | altruism, exchange, filial norm, inter-vivos, upstream transfer, downstream transfer, crowding out, motif altruisme, motif pertukaran, norma keluarga, inter-vivos, transfer anak ke orang tua, transfer orang tua ke anak, crowding out |
|---|---|
| Journal or Publication Title: | UNSPECIFIED |
| Volume: | UNSPECIFIED |
| Number: | UNSPECIFIED |
| Item Type: | Thesis (PhD) |
| Subjects: | Ekonomi Pembangunan |
| Depositing User: | Evi Yulia Purwanti |
| Date Deposited: | 25 Jun 2026 04:12 |
| Last Modified: | 25 Jun 2026 04:12 |
| URI: | https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/18333 |


