RAMADHANI, Adinda Cahaya and PURWANTI, Evi Yulia,(26 May 2026), ANALISIS IMPULSIVE BUYING GENERASI MILENIAL PADA PLATFORM E-COMMERCE BERDASARKAN NILAI-NILAI MASLAHAH DI KOTA SEMARANG. , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED
Download (113kB)
Download (130kB)
Download (133kB)
Download (252kB)
Download (210kB)
Restricted to Repository staff only
Download (2MB) | Request a copy
Abstract
Perkembangan e-commerce yang semakin pesat mendorong perubahan
perilaku konsumsi masyarakat, khususnya generasi milenial, menjadi lebih
konsumtif dan cenderung melakukan pembelian tanpa perencanaan (impulsive
buying). Tujuan utama aktivitas konsumsi bukanlah sekadar memperoleh kepuasan
(utility), tetapi mewujudkan Maslahah, yaitu kemanfaatan yang membawa
kebaikan serta menghindarkan kemudaratan. Seorang muslim seharusnya konsumsi
berdasarkan kebutuhan bukan hanya keinginan. Kebutuhan manusia dalam islam
dibagi menjadi dharuriyah (primer), hajjiyah (penunjang), dan tahsiniyah (tersier).
Namun, saat ini batas antar kebutuhan tersebut semakin tidak jelas akibat pengaruh
pemasaran dan gaya hidup. Tujuan penelitian ini menganalisis pengaruh
pendapatan, gratis ongkir, FOMO (Fear of Missing Out), Maslahah, dan Female
terhadap impulsive buying generasi milenial pada platform e-commerce di Kota
Semarang.
Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh dari wawancara
langsung responden generasi milenial di Kota Semarang. Teknik pengambilan
sampel menggunakan non probability sampling dengan metode purposive
sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang disebarkan kepada
93 responden generasi milenial yang aktif berbelanja di platform e-commerce di
Kota Semarang. Metode penelitian ini menggunakan analisis regresi logistik biner.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan, FOMO, dan female
berpengaruh positif signifikan terhadap impulsive buying, sedangkan gratis ongkir
dan Maslahah tidak berpengaruh signifikan terhadap impulsive buying. Variabel
yang memiliki pengaruh paling besar ditunjukkan oleh nilai koefisien tertinggi,
yaitu FOMO. Hal tersebut menunjukkan bahwa dorongan psikologis memiliki
peran penting dalam mendorong impulsive buying.
Kata kunci: Impulsive buying, Pendapatan, FOMO, female, Gratis ongkir,
Maslahah.
| Keywords : | Impulsive buying, Income, FOMO, female, Free Shipping, Maslahah., Impulsive buying, Pendapatan, FOMO, female, Gratis ongkir, Maslahah |
|---|---|
| Journal or Publication Title: | UNSPECIFIED |
| Volume: | UNSPECIFIED |
| Number: | UNSPECIFIED |
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
| Subjects: | Ekonomi Islam |
| Depositing User: | Adinda Cahaya Ramadhani |
| Date Deposited: | 25 Jun 2026 03:16 |
| Last Modified: | 25 Jun 2026 03:17 |
| URI: | https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/18349 |


