ANALISIS EFEKTIVITAS TRANSMISI KEBIJAKAN MONETER JALUR SUKU BUNGA DAN KREDIT PERBANKAN DALAM MENCAPAI SASARAN AKHIR INFLASI DI INDONESIA PERIODE 2016.4 – 2024.12

HIDAYAT, Dwiki Yanwar and MARIA, Nugroho Sumarjiyanto Benedictus,(6 April 2026), ANALISIS EFEKTIVITAS TRANSMISI KEBIJAKAN MONETER JALUR SUKU BUNGA DAN KREDIT PERBANKAN DALAM MENCAPAI SASARAN AKHIR INFLASI DI INDONESIA PERIODE 2016.4 – 2024.12. , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED

[thumbnail of Cover] Text (Cover) - Published Version
Download (259kB)
[thumbnail of Abstrak (Inggris)] Text (Abstrak (Inggris)) - Published Version
Download (142kB)
[thumbnail of Abstrak (Indonesia)] Text (Abstrak (Indonesia)) - Published Version
Download (158kB)
[thumbnail of Daftar Isi] Text (Daftar Isi) - Published Version
Download (372kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka) - Published Version
Download (224kB)
[thumbnail of Fulltext PDF Bookmarks] Text (Fulltext PDF Bookmarks)
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Bank Indonesia menerapkan Inflation Targeting Framework (ITF) sejak Juli 2005 dengan mengumumkan target inflasi secara terbuka kepada publik. Namun demikian, fenomena yang terjadi menunjukkan bahwa inflasi aktual di Indonesia pada periode 2016 hingga 2024 berfluktuasi dan belum sepenuhnya konsisten dengan target yang telah ditetapkan oleh Bank Indonesia. Kebijakan moneter yang diterapkan oleh bank sentral merupakan instrumen penting untuk menjaga stabilitas perekonomian, khususnya dalam mencapai sasaran akhir inflasi. Kebijakan moneter ini ditransmisikan melalui berbagai jalur, termasuk jalur suku bunga dan kredit perbankan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas transmisi kebijakan moneter yang diterapkan oleh Bank Indonesia melalui jalur suku bunga dan kredit perbankan dalam mencapai sasaran akhir inflasi. Penelitian ini menggunakan data time series dengan periode penelitian dari April 2016 hingga Desember 2024. Data tersebut kemudian dianalisis menggunakan Vector Error Correction Model (VECM) untuk mengetahui arah hubungan variabel serta mengukur efektivitas respons kebijakan melalui Impulse Response Function (IRF) dan Forecast Error Variance Decompotion (FEVD). Hasil estimasi VECM menunjukkan bahwa dalam jangka panjang, variabel-variabel dari kedua jalur tersebut mampu memberikan dampak penekanan terhadap inflasi. Namun, analisis IRF dan FEVD membuktikan bahwa mekanisme transmisi kebijakan moneter melalui jalur kredit perbankan terbukti lebih efektif dan dominan dibandingkan jalur suku bunga.
Keywords : Monetary Policy Transmission, BI7DRR, Interest Rate Channel, Bank Lending Channel, Inflation, VECM, Transmisi Kebijakan Moneter, BI7DRR, Jalur Suku bunga, Jalur Kredit Perbankan, Inflasi, VECM
Journal or Publication Title: UNSPECIFIED
Volume: UNSPECIFIED
Number: UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Ekonomi Pembangunan
Depositing User: Dwiki Yanwar Hidayat
Date Deposited: 30 Jun 2026 08:06
Last Modified: 30 Jun 2026 08:06
URI: https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/18524

Actions (login required)

View Item
View Item