SUKA, Juliofano Ade Permana and DESTIARTONO, Mohamad Egi,(29 June 2026), PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI, KEMISKINAN DAN INFLASI TERHADAP KETIMPANGAN PENDAPATAN DI INDONESIA TAHUN 1992–2022. , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED
Download (102kB)
Download (121kB)
Download (98kB)
Download (156kB)
Download (183kB)
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pertumbuhan ekonomi, kemiskinan, dan inflasi terhadap ketimpangan pendapatan di Indonesia periode 1992–2022. Ketimpangan pendapatan merupakan permasalahan pembangunan yang tercermin melalui Indeks Gini dan dipengaruhi oleh distribusi hasil pembangunan yang belum merata. Meskipun Indonesia mengalami pertumbuhan ekonomi yang relatif stabil pascakrisis 1998, ketimpangan pendapatan masih menjadi tantangan akibat disparitas antarwilayah dan kelompok pendapatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data time series untuk menguji pengaruh pertumbuhan ekonomi, kemiskinan, dan inflasi terhadap ketimpangan pendapatan serta relevansi Hipotesis Kuznets dalam konteks Indonesia. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi empiris bagi pengembangan kajian ekonomi pembangunan serta menjadi bahan pertimbangan dalam perumusan kebijakan pembangunan yang inklusif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketimpangan pendapatan di Indonesia selama periode 1992–2022, yang ditunjukkan oleh nilai probabilitas sebesar 0,040. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan pertumbuhan ekonomi cenderung diikuti oleh meningkatnya ketimpangan pendapatan, sehingga manfaat pertumbuhan ekonomi belum sepenuhnya terdistribusi secara merata. Sementara itu, variabel kuadrat pertumbuhan ekonomi menunjukkan arah hubungan negatif namun tidak signifikan secara statistik (p = 0,219), sehingga belum dapat memberikan bukti empiris yang kuat mengenai keberlakuan Hipotesis Kurva U-Terbalik Kuznets di Indonesia. Selain itu, tingkat kemiskinan (p = 0,837) dan inflasi (p = 0,937) tidak terbukti berpengaruh signifikan terhadap ketimpangan pendapatan. Hasil estimasi menunjukkan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,2947, yang berarti bahwa 29,47% variasi ketimpangan pendapatan dapat dijelaskan oleh variabel dalam model, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Secara keseluruhan, temuan ini mengindikasikan bahwa ketimpangan pendapatan di Indonesia lebih dipengaruhi oleh pertumbuhan ekonomi yang belum sepenuhnya inklusif dibandingkan oleh perubahan tingkat kemiskinan maupun inflasi selama periode penelitian.
| Keywords : | Economic Growth, Income Inequality, Kuznets Hypothesis, Pertumbuhan Ekonomi, Ketimpangan Pendapatan, Hipotesis Kuznets |
|---|---|
| Journal or Publication Title: | UNSPECIFIED |
| Volume: | UNSPECIFIED |
| Number: | UNSPECIFIED |
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
| Subjects: | Ekonomi Pembangunan |
| Depositing User: | Juliofano Ade Permana Suka |
| Date Deposited: | 01 Jul 2026 09:06 |
| Last Modified: | 01 Jul 2026 09:06 |
| URI: | https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/18588 |


