ANALISIS PENGARUH DERAJAT KEMANDIRIAN FISKAL DAN BELANJA DAERAH TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI PROVINSI DI INDONESIA TAHUN 2012-2024

KINAYA, Rahma Aura and AGUSTIN, Esther Sri Astuti Soeryaningrum,(1 July 2026), ANALISIS PENGARUH DERAJAT KEMANDIRIAN FISKAL DAN BELANJA DAERAH TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI PROVINSI DI INDONESIA TAHUN 2012-2024. , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED

[thumbnail of Cover] Text (Cover) - Published Version
Download (263kB)
[thumbnail of Abstrak (Inggris)] Text (Abstrak (Inggris)) - Published Version
Download (281kB)
[thumbnail of Abstrak (Indonesia)] Text (Abstrak (Indonesia)) - Published Version
Download (246kB)
[thumbnail of Daftar Isi] Text (Daftar Isi) - Published Version
Download (327kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka) - Published Version
Download (324kB)
[thumbnail of Fulltext PDF Bookmarks] Text (Fulltext PDF Bookmarks)
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Disparitas pertumbuhan ekonomi antarprovinsi di Indonesia masih cukup besar, mengindikasikan peran penting kebijakan fiskal daerah sebagai penentu kinerja ekonomi wilayah. Derajat kemandirian fiskal antarprovinsi bervariasi dengan mayoritas provinsi masih bergantung pada transfer pusat, sementara temuan empiris mengenai pengaruh belanja daerah terhadap pertumbuhan ekonomi masih inkonsisten. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh derajat kemandirian fiskal dan belanja daerah terhadap pertumbuhan ekonomi provinsi di Indonesia tahun 2012-2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data panel tidak seimbang mencakup 34 provinsi selama tiga belas tahun, menghasilkan 437 observasi. Variabel bebas utama terdiri atas rasio PAD terhadap total pendapatan daerah sebagai proksi derajat kemandirian fiskal serta rasio belanja daerah terhadap PDRB dengan lag satu tahun. Variabel kontrol meliputi investasi, tenaga kerja, Indeks Pembangunan Manusia, tingkat pengangguran terbuka, laju pertumbuhan penduduk, dan dummy pandemi COVID-19 periode 2020-2021. Uji Chow dan Uji Hausman menghasilkan Fixed Effects Model dengan White period robust standard errors sebagai model estimasi terpilih. Hasil penelitian menunjukkan derajat kemandirian fiskal berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi provinsi, sementara belanja daerah lag satu tahun tidak berpengaruh signifikan meskipun bertanda positif. Investasi dan tenaga kerja berpengaruh positif dan signifikan. Sebaliknya, IPM, tingkat pengangguran terbuka, dan dummy pandemi COVID-19 berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi provinsi di Indonesia.
Keywords : Economic Growth, Fiscal Independence, Regional Expenditure, Fiscal Decentralization, Indonesian Provinces, Pertumbuhan Ekonomi, Kemandirian Fiskal, Belanja Daerah, Desentralisasi Fiskal, Provinsi Indonesia
Journal or Publication Title: UNSPECIFIED
Volume: UNSPECIFIED
Number: UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Ekonomi Pembangunan
Depositing User: Rahma Aura Kinaya
Date Deposited: 21 Jul 2026 02:41
Last Modified: 21 Jul 2026 02:42
URI: https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/18689

Actions (login required)

View Item
View Item