AMALIA, Fika and HANDAYANI, Sri,(10 July 2026), DAMPAK GREENWASHING TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN EXTERNAL CORPORATE GOVERNANCE SEBAGAI VARIABEL MODERASI (Studi Empiris pada Perusahaan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2023 – 2024). , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED
Download (285kB)
Download (314kB)
Download (273kB)
Download (302kB)
Download (882kB)
Restricted to Repository staff only
Download (3MB) | Request a copy
Abstract
Nilai perusahaan mencerminkan ekspektasi pasar terhadap kinerja dan prospek masa depan perusahaan, yang sangat bergantung pada kualitas informasi yang tersedia bagi investor. Salah satu bentuk distorsi informasi yang semakin marak terjadi adalah greenwashing, yaitu kondisi di mana perusahaan mengungkapkan klaim keberlanjutan secara berlebihan tanpa diimbangi kinerja lingkungan yang setara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh greenwashing terhadap nilai perusahaan serta menguji peran external corporate governance, yang diproksikan dengan kepemilikan institusional, dalam memoderasi hubungan tersebut pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2023 – 2024.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa skor ESG dari basis data Refinitiv serta harga saham dari id.investing.com. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 176
firm-years dari 91 perusahaan. Greenwashing diukur melalui selisih antara ESG Disclosure Score dan ESG Performance Score, sedangkan nilai perusahaan diproksikan dengan Tobin's Q yang turut memperhitungkan nilai buku liabilitas. Data dianalisis menggunakan regresi data panel dengan bantuan EViews 13, di mana pemilihan model dilakukan melalui Uji Chow, Uji Hausman, dan Uji Lagrange Multiplier, sehingga diperoleh Random Effect Model sebagai model terbaik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa greenwashing berpengaruh negatif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, yang mengindikasikan bahwa pasar modal Indonesia mampu mendeteksi dan memberikan penalti terhadap perusahaan yang pengungkapan keberlanjutannya tidak selaras dengan kinerja aktualnya.
Sebaliknya, kepemilikan institusional tidak terbukti memperlemah pengaruh negatif greenwashing terhadap nilai perusahaan, yang disebabkan oleh rata-rata proporsi kepemilikan institusional dalam sampel yang masih relatif rendah sehingga belum mampu menjalankan fungsi pengawasan eksternal secara efektif. Temuan ini memberikan implikasi bagi investor untuk lebih kritis dalam mengevaluasi kredibilitas pengungkapan keberlanjutan perusahaan, serta bagi regulator untuk memperkuat mekanisme pengawasan eksternal di luar struktur kepemilikan institusional.
| Keywords : | greenwashing, firm value, institutional ownership, information asymmetry theory, external corporate governance, greenwashing, nilai perusahaan, kepemilikan institusional, information asymmetry theory, external corporate governance. |
|---|---|
| Journal or Publication Title: | UNSPECIFIED |
| Volume: | UNSPECIFIED |
| Number: | UNSPECIFIED |
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
| Subjects: | Akuntansi |
| Depositing User: | Fika Amalia |
| Date Deposited: | 23 Jul 2026 06:45 |
| Last Modified: | 23 Jul 2026 06:45 |
| URI: | https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/18704 |


