ANALISIS PENGARUH BELANJA PEMERINTAH TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DAERAH DENGAN OPINI BADAN PEMERIKSA KEUANGAN SEBAGAI VARIABEL MODERASI: STUDI DATA PANEL DAN QUANTILE REGRESSION DI KABUPATEN/KOTA DI PULAU JAWA

PRADANA, Dikka and ISKANDAR, Deden Dinar,(28 July 2026), ANALISIS PENGARUH BELANJA PEMERINTAH TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DAERAH DENGAN OPINI BADAN PEMERIKSA KEUANGAN SEBAGAI VARIABEL MODERASI: STUDI DATA PANEL DAN QUANTILE REGRESSION DI KABUPATEN/KOTA DI PULAU JAWA. , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED

[thumbnail of Cover] Text (Cover) - Published Version
Download (2MB)
[thumbnail of Abstrak (Inggris)] Text (Abstrak (Inggris)) - Published Version
Download (2MB)
[thumbnail of Abstrak (Indonesia)] Text (Abstrak (Indonesia)) - Published Version
Download (2MB)
[thumbnail of Daftar Isi] Text (Daftar Isi) - Published Version
Download (2MB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka) - Published Version
Download (2MB)
[thumbnail of Full Text Bookmarks] Text (Full Text Bookmarks)
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh belanja pemerintah daerah terhadap pertumbuhan ekonomi pada kabupaten/kota di Pulau Jawa (kecuali DKI Jakarta) periode 2020–2024, dengan menempatkan opini BPK sebagai variabel moderasi, serta menyertakan variabel kontrol demografi, ketenagakerjaan, pendidikan, dan investasi. Metode analisis yang digunakan adalah Regresi Data Panel dan Quantile Regression (Q25, Q50, dan Q75) untuk menganalisis pengaruh variabel penelitian serta menangkap variasi pengaruh pada berbagai tingkat distribusi pertumbuhan ekonomi. Model data panel yang digunakan ditentukan melalui serangkaian pengujian pemilihan model. Hasil Regresi Data Panel menunjukkan bahwa secara simultan seluruh variabel berpengaruh signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Secara parsial, Belanja Pemerintah Daerah (BMP), Rata-rata Lama Sekolah (RRLS), dan Penanaman Modal Asing (PMA) berpengaruh positif signifikan terhadap PDRB, sedangkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) berpengaruh negatif signifikan. Sementara itu, Opini BPK (OBPK), Jumlah Penduduk (PPL), dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) tidak berpengaruh signifikan. Selain itu, Opini BPK tidak terbukti mampu memoderasi pengaruh Belanja Pemerintah Daerah terhadap PDRB. Hasil Quantile Regression menunjukkan adanya heterogenitas pengaruh antar kelompok daerah. Pada daerah dengan tingkat PDRB rendah (Q25), Belanja Pemerintah Daerah berpengaruh negatif, sedangkan interaksi Belanja Pemerintah Daerah dan Opini BPK berpengaruh positif namun hanya signifikan pada taraf 10%. Pada seluruh kuantil, Rata-rata Lama Sekolah (RRLS), PMDN, dan PMA secara konsisten berpengaruh positif signifikan terhadap PDRB, sedangkan Jumlah Penduduk (PPL) berpengaruh negatif dan signifikan. Sementara itu, Opini BPK dan Tingkat Pengangguran Terbuka tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan pada sebagian besar kuantil. Temuan ini menunjukkan bahwa kualitas sumber daya manusia dan investasi merupakan faktor yang paling konsisten dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, sedangkan efektivitas belanja pemerintah masih dipengaruhi oleh karakteristik masing-masing daerah sehingga kebijakan pembangunan perlu disesuaikan dengan kondisi ekonomi daerah untuk menghasilkan pertumbuhan yang lebih optimal.
Keywords : Government Expenditure, Economic Growth, BPK Opinion, Panel Data Regression, Quantile Regression., Belanja Pemerintah, Pertumbuhan Ekonomi, Opini BPK, Regresi Data Panel, Quantile Regression.
Journal or Publication Title: UNSPECIFIED
Volume: UNSPECIFIED
Number: UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Ekonomi Pembangunan
Depositing User: Dikka Pradana
Date Deposited: 14 Aug 2026 07:48
Last Modified: 14 Aug 2026 07:48
URI: https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/18762

Actions (login required)

View Item
View Item