PRAKASA, Swastiko Yoga and WIDODO, Wahyu,(29 July 2026), ANALISIS PENGARUH NILAI TINGKAT KOMPONEN DALAM NEGERI (TKDN) DAN BOBOT MANFAAT PERUSAHAAN (BMP) TERHADAP PENINGKATAN PENJUALAN PRODUK SECURITY PRINTING (STUDI KASUS : PERUSAHAAN SECURITY PRINTING DI INDONESIA). , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED
Download (186kB)
Download (218kB)
Download (219kB)
Download (191kB)
Restricted to Repository staff only
Download (8MB) | Request a copy
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebijakan pemerintah terkait Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan Bobot Manfaat Perusahaan (BMP) terhadap kinerja penjualan perusahaan pada industri security printing di Indonesia. Selain kedua variabel kebijakan tersebut, penelitian ini juga menguji pengaruh variabel fundamental perusahaan yang meliputi ukuran perusahaan (firm size), harga (price), investasi teknologi (technology), biaya promosi (promotion), dan usia perusahaan (firm age) sebagai variabel kontrol. Penelitian menggunakan data panel yang terdiri atas 10 perusahaan security printing di Indonesia selama periode 2019–2023, sehingga diperoleh 50 observasi. Analisis dilakukan dengan pendekatan kuantitatif menggunakan metode regresi data panel. Berdasarkan hasil pemilihan model melalui Chow Test, Breusch–Pagan Lagrangian Multiplier Test, dan Hausman Test, Fixed Effect Model (FEM) ditetapkan sebagai model estimasi yang paling sesuai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan seluruh variabel independen berpengaruh signifikan terhadap penjualan. Namun, secara parsial hanya variabel harga (price) dan ukuran perusahaan (firm size) yang berpengaruh signifikan terhadap penjualan. Variabel price berpengaruh negatif, sedangkan firm size berpengaruh positif terhadap penjualan. Sebaliknya, variabel TKDN, BMP, teknologi, promosi, dan usia perusahaan tidak terbukti berpengaruh signifikan terhadap peningkatan penjualan. Temuan ini mengindikasikan bahwa implementasi kebijakan TKDN dan BMP masih lebih berfungsi sebagai instrumen kepatuhan administratif (compliance) dalam proses pengadaan pemerintah daripada sebagai faktor yang secara langsung meningkatkan kinerja penjualan perusahaan. Sebaliknya, kapasitas perusahaan yang tercermin dari besarnya aset terbukti menjadi faktor yang lebih dominan dalam meningkatkan penjualan. Temuan tersebut sejalan dengan Resource-Based Theory, yang menyatakan bahwa kepemilikan sumber daya strategis, khususnya aset dan kapasitas produksi, merupakan sumber keunggulan kompetitif yang menentukan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan pendapatan pada industri yang bersifat padat modal (capital intensive). Penelitian ini merekomendasikan agar perusahaan memprioritaskan penguatan kapasitas usaha melalui investasi pada aset produktif, modernisasi teknologi, dan peningkatan efisiensi operasional guna meningkatkan daya saing dan kinerja penjualan. Bagi pemerintah, hasil penelitian ini menunjukkan perlunya penyempurnaan kebijakan TKDN dan BMP melalui pemberian insentif yang lebih efektif sehingga implementasi kebijakan tersebut tidak hanya memenuhi aspek administratif, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi yang nyata terhadap peningkatan daya saing dan kinerja industri security printing nasional.
| Keywords : | Keywords: Security Printing, Domestic Component Level (TKDN), Company Benefit Weight (BMP), Sales Performance, Price, Firm Size, Panel Data, Fixed Effect Model., Kata Kunci: Security Printing, Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), Bobot Manfaat Perusahaan (BMP), Penjualan, Price, Firm Size, Regresi Data Panel, Fixed Effect Model. |
|---|---|
| Journal or Publication Title: | UNSPECIFIED |
| Volume: | UNSPECIFIED |
| Number: | UNSPECIFIED |
| Item Type: | Thesis (Masters) |
| Subjects: | Ekonomi Pembangunan |
| Depositing User: | Swastiko Yoga Prakasa |
| Date Deposited: | 20 Aug 2026 00:28 |
| Last Modified: | 20 Aug 2026 00:35 |
| URI: | https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/18772 |


