FEBRIANI, Diva and ATMANTI, Hastarini Dwi,(13 August 2026), DAMPAK INVESTASI SEKTOR PERTANIAN TERHADAP PEREKONOMIAN PROVINSI SUMATERA BARAT (PENDEKATAN INPUT-OUTPUT). , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED
Download (209kB)
Download (260kB)
Download (258kB)
Download (268kB)
Download (274kB)
Restricted to Repository staff only
Download (1MB) | Request a copy
Abstract
Sektor pertanian Sumatera Barat memiliki kontribusi tertinggi terhadap Produk Domestik Bruto (PDRB) dan menjadi penyerap tenaga kerja terbesar dalam lima tahun terakhir. Namun disisi lain, luas lahan pertanian menunjukkan kecenderungan yang fluktuatif dalam periode yang sama. Kondisi ini mengindikasikan bahwa terdapat faktor lain yang mendorong peningkatan produktivitas sektor pertanian di luar perluasan lahan, dan faktor tersebut diduga adalah investasi pertanian. Meskipun demikian, sejauh mana dampak investasi
sektor pertanian terhadap output dan kesempatan kerja perekonomian Sumatera Barat secara struktural belum pernah dikaji secara mendalam menggunakan pendekatan analisis input-output, sehingga penelitian ini hadir untuk mengisi gap tersebut.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan ke depan dan ke belakang sektor pertanian, serta menganalisis dampak investasi sektor pertanian terhadap output perekonomian dan kesempatan kerja dalam perekonomian Sumatera Barat. Penelitian ini menggunakan Tabel Input-Output Sumatera Barat tahun 2016 yang selanjutnya di update menggunakan metode RAS ke tahun 2025
dengan agregasi menjadi 23 sektor, di mana sektor pertanian didisagregasi menjadi tujuh sektor untuk memfokuskan analisis yang lebih terperinci. Simulasi dampak investasi dilakukan melalui empat skenario berdasarkan data realisasi investasi per subsektor pertanian tahun 2025.
Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, seluruh sektor pertanian Sumatera Barat termasuk dalam kategori independen dengan nilai indeks keterkaitan ke depan dan keterkaitan ke belakang berada di bawah satu, kecuali sektor tanaman pangan yang memiliki keterkaitan ke depan besar dari satu yaitu sebesar 1,011. Kedua, investasi pertanian terbukti mampu menghasilkan dampak
output yang besar terhadap perekonomian Sumatera Barat, di mana skenario I investasi pada sektor tanaman pangan dan perkebunan menghasilkan total dampak output terbesar yaitu sebesar Rp 1.524.379,03 juta dan skenario 4 sebagai simulasi total keseluruhan investasi pertanian menghasilkan dampak output agregat sebesar Rp 1.655.314,55 juta. Ketiga, investasi pertanian terbukti mampu menciptakan kesempatan kerja dengan total 17.293 orang pada skenario 4. Kondisi ini mengindikasikan bahwa dampak investasi pertanian terhadap penciptaan lapangan kerja di sektor-sektor bernilai tambah tinggi masih sangat terbatas.
| Keywords : | Input-Output Analysis, Agricultural Investment, Sectoral Linkages, Output Multipliers, Employment Opportunities, Analisis Input-Output, Investasi Pertanian, Keterkaitan Sektoral, Angka pengganda Output, Kesempatan Kerja |
|---|---|
| Journal or Publication Title: | UNSPECIFIED |
| Volume: | UNSPECIFIED |
| Number: | UNSPECIFIED |
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
| Subjects: | Ekonomi Pembangunan |
| Depositing User: | Diva Febriani |
| Date Deposited: | 01 Sep 2026 06:31 |
| Last Modified: | 01 Sep 2026 06:31 |
| URI: | https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/18796 |


