FINANCIAL FEASIBILITY ANALYSIS OF LITHIUM-ION BATTERY RECYCLING FACILITIES: A COMPARATIVE STUDY OF THE NETHERLANDS, JAPAN, AND INDONESIA

HERLAMBANG, Salsabila Rizqyana and RAMADHAN, Adi Firman,(16 June 2026), FINANCIAL FEASIBILITY ANALYSIS OF LITHIUM-ION BATTERY RECYCLING FACILITIES: A COMPARATIVE STUDY OF THE NETHERLANDS, JAPAN, AND INDONESIA. , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED

[thumbnail of Cover] Text (Cover) - Published Version
Download (2MB)
[thumbnail of Abstrak (Inggris)] Text (Abstrak (Inggris)) - Published Version
Download (2MB)
[thumbnail of Abstrak (Indonesia)] Text (Abstrak (Indonesia)) - Published Version
Download (2MB)
[thumbnail of Daftar Isi] Text (Daftar Isi) - Published Version
Download (770kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka) - Published Version
Download (754kB)
[thumbnail of Fulltext PDF Bookmarks] Text (Fulltext PDF Bookmarks)
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Pesatnya adopsi kendaraan listrik (EV) telah meningkatkan permintaan global terhadap baterai lithium-ion (LIB) secara signifikan, menghasilkan volume baterai yang habis masa pakainya dalam jumlah yang terus bertambah, sekaligus menimbulkan kekhawatiran mendesak mengenai keberlanjutan rantai pasok mineral kritis. Daur ulang baterai telah muncul sebagai solusi yang strategis untuk memulihkan material bernilai tinggi termasuk litium, nikel, kobalt, mangan, dan tembaga sekaligus mendukung tujuan ekonomi sirkular. Namun, kelayakan finansial fasilitas daur ulang LIB sangat bervariasi antar negara, dipengaruhi oleh perbedaan kematangan industri struktur biaya, kondisi pembiavaan, dan dinamika pasar. Pesatnya adopsi kendaraan listrik (EV) telah meningkatkan permintaan global terhadap baterai lithium-ion (LIB) secara signifikan, menghasilkan volume baterai yang habis masa pakainya dalam jumlah yang terus bertambah, sekaligus menimbulkan kekhawatiran mendesak mengenai keberlanjutan rantai pasok mineral kritis. Daur ulang baterai telah muncul sebagai solusi yang strategis untuk memulihkan material bernilai tinggi termasuk litium, nikel, kobalt, mangan, dan tembaga sekaligus mendukung tujuan ekonomi sirkular. Namun, kelayakan finansial fasilitas daur ulang LIB sangat bervariasi antar negara, dipengaruhi oleh perbedaan kematangan industri struktur biaya, kondisi pembiavaan, dan dinamika pasar.
Keywords : Lithium-ion battery recycling, financial feasibility analysis, Net present value (NPV), Circular economy, Daur ulang baterai lithium-ion, Analisis kelayakan finansial, Nilai bersih (NPV), Ekonomi sirkular
Journal or Publication Title: UNSPECIFIED
Volume: UNSPECIFIED
Number: UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Akuntansi
Depositing User: Salsabila Rizqyana Herlambang
Date Deposited: 10 Sep 2026 08:32
Last Modified: 15 Sep 2026 02:08
URI: https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/18831

Actions (login required)

View Item
View Item