Analisis Pengaruh Upah Minimum Sektoral Kabupaten (UMSK) terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Sektor Industri Tahun 2016-2025

PERWITASARI, Angela Lintang Arum Harto and AMINATA, Jaka,(4 September 2026), Analisis Pengaruh Upah Minimum Sektoral Kabupaten (UMSK) terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Sektor Industri Tahun 2016-2025. , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED

[thumbnail of Cover] Text (Cover) - Published Version
Download (207kB)
[thumbnail of Abstrak (Inggris)] Text (Abstrak (Inggris)) - Published Version
Download (192kB)
[thumbnail of Abstrak (Indonesia)] Text (Abstrak (Indonesia)) - Published Version
Download (304kB)
[thumbnail of Daftar Isi] Text (Daftar Isi) - Published Version
Download (277kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka) - Published Version
Download (282kB)
[thumbnail of Fulltext PDF Bookmarks] Text (Fulltext PDF Bookmarks)
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Dalam teori permintaan tenaga kerja, jumlah tenaga kerja yang terserap dipengaruhi oleh tingkat upah yang berlaku, di mana kenaikan pada upah berpotensi meningkatkan biaya produksi yang harus dikeluarkan perusahaan, sehingga perusahaan perlu untuk menurunkan jumlah tenaga kerja yang digunakan. Namun, tingkat sensitivitas perubahan penyerapan tenaga kerja akibat perubahan upah tersebut bergantung pada elastisitas tenaga kerja pada upah di masing-masing sektor. Dalam konteks ini, kebijakan Upah Minimum Sektoral Kabupaten (UMSK) yang telah mempertimbangkan karakteristik dan produktivitas sektor menjadi relevan untuk dikaji guna melihat dampaknya pada penyerapan tenaga kerja sektor industri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh UMSK, investasi, rata-rata lama sekolah, dan PDRB sektor industri terhadap penyerapan tenaga kerja sektor industri di 13 kabupaten wilayah Pantura Jawa Tengah dalam rentang tahun 2016-2025. Data yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari Badan Pusat Statistik (BPS). Penelitian ini menggunakan data panel 13 kabupaten selama periode 2016-2025 dengan model estimasi menggunakan Fixed Effect Model, serta Driscoll-Kraay Standard Error untuk mengatasi permasalahan autokorelasi, heteroskedastisitas, dan dependensi antarwilayah dalam model. Pada penelitian ini juga mengembangkan proxy UMSK menggunakan metode Location Quotient (LQ) sebagai kontribusi metodologis utama karena tidak tersedianya data UMSK resmi untuk seluruh kabupaten sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMSK, investasi, dan PDRB sektor industri memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja sektor industri. Sedangkan Rata-Rata Lama Sekolah (RLS) tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja sektor industri. Secara simultan, keempat variabel tersebut terbukti berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja sektor industri di wilayah Pantura Jawa Tengah.
Keywords : Sectoral Minimum Wage, Industrial Sector Employment Absorption, Location Quotient, Fixed Effect Model, Pantura Central Java., Upah Minimum Sektoral Kabupaten, Penyerapan Tenaga Kerja Sektor Industri, Location Quotient, Fixed Effect Model, Pantura Jawa Tengah.
Journal or Publication Title: UNSPECIFIED
Volume: UNSPECIFIED
Number: UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Ekonomi Pembangunan
Depositing User: Angela Lintang Arum Harto Perwitasari
Date Deposited: 29 Sep 2026 03:05
Last Modified: 29 Sep 2026 03:05
URI: https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/18930

Actions (login required)

View Item
View Item