STRATEGI IMPLEMENTASI QRIS PADA UMKM DI KOTA SEMARANG : METODE AHP

ABROR, Marshanda Amalia and ZUSAK, M Bastomi Fahri,(22 September 2026), STRATEGI IMPLEMENTASI QRIS PADA UMKM DI KOTA SEMARANG : METODE AHP. , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED

[thumbnail of Cover] Text (Cover) - Published Version
Download (192kB)
[thumbnail of Abstrak (Inggris)] Text (Abstrak (Inggris)) - Published Version
Download (174kB)
[thumbnail of Abstrak (Indonesia)] Text (Abstrak (Indonesia)) - Published Version
Download (215kB)
[thumbnail of Daftar Isi] Text (Daftar Isi) - Published Version
Download (189kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka) - Published Version
Download (287kB)
[thumbnail of Fulltext PDF Bookmarks] Text (Fulltext PDF Bookmarks)
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Perkembangan teknologi informasi mentransformasi lanskap transaksi keuangan melalui pergeseran menuju ekosistem digital, salah satunya lewat penerapan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Penelitian ini bertujuan menganalisis hirarki permasalahan UMKM dalam penggunaan QRIS di Kota Semarang, merumuskan prioritas strategi solusi paling efektif, serta menyusun skema implementasinya menggunakan metode Analytic Hierarchy Process (AHP) yang diintegrasikan dengan Technology Acceptance Model (TAM). Pendekatan kualitatif AHP diterapkan dengan menghimpun data melalui studi kepustakaan, kuesioner pairwise comparison, dan wawancara mendalam bersama 7 keyperson (akademisi, regulator, dan praktisi UMKM). Data diolah mengaplikasikan software Super Decisions. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan paling mendesak di setiap klaster meliputi : kendala akses internet pada Convenience 0,47; pemalsuan bukti transaksi pada User Experience 0,57; keterbatasan sosialisasi pada Promotion 0,66; kekhawatiran dampak persaingan pada Pricing 0,80; serta urgensi peningkatan penjualan pada Selection 0,54. Hirarki strategi solusi paling efektif yang dihasilkan mencakup : (1) Penerapan Strategi Penetapan Harga Adaptif Digital 0,75; (2) Akselerasi transisi pembayaran non-tunai 0,66; (3) Penguatan infrastruktur internet dan literasi digital 0,40; (4) Pendaftaran akun perbankan resmi dan pemeliharaan sistem berkala 0,40; serta (5) Edukasi aktif perbankan dan selektivitas informasi pengguna 0,50. Integrasi AHP dan TAM membuktikan bahwa efektivitas adopsi QRIS bertumpu pada keseimbangan antara perceived ease of use dan perceived usefulness melalui penguatan kapabilitas pengelolaan harga digital serta keandalan jaringan.
Keywords : QRIS, MSMEs, Analytic Hierarchy Process (AHP), Digital Payment, Technology Acceptance Model (TAM), Semarang City, QRIS, UMKM, Analytic Hierarchy Process (AHP), Digitalisasi Pembayaran, Technology Acceptance Model (TAM), Kota Semarang.
Journal or Publication Title: UNSPECIFIED
Volume: UNSPECIFIED
Number: UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Ekonomi Islam
Depositing User: Marshanda Amalia Abror
Date Deposited: 29 Sep 2026 01:24
Last Modified: 29 Sep 2026 01:24
URI: https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/18933

Actions (login required)

View Item
View Item