DINAMIKA INFLASI, PENYESUAIAN UPAH MINIMUM, DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI INDONESIA TAHUN 2015-2025

LABUSE, Sesilia Spailen Ekawati and AMINATA, Jaka,(28 September 2026), DINAMIKA INFLASI, PENYESUAIAN UPAH MINIMUM, DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI INDONESIA TAHUN 2015-2025. , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED

[thumbnail of Cover] Text (Cover) - Published Version
Download (245kB)
[thumbnail of Abstract (Inggris)] Text (Abstract (Inggris)) - Published Version
Download (508kB)
[thumbnail of Abstrak (Indonesia)] Text (Abstrak (Indonesia)) - Published Version
Download (522kB)
[thumbnail of Daftar Isi] Text (Daftar Isi) - Published Version
Download (662kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka) - Published Version
Download (303kB)
[thumbnail of Fulltext PDF Bookmarks] Text (Fulltext PDF Bookmarks)
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini mengkaji hubungan antara inflasi, penyesuaian upah minimum riil, dan kesejahteraan masyarakat (diukur melalui Tingkat Kemiskinan/TPM dan Gini Ratio) di 34 provinsi Indonesia selama 2015–2025, menggunakan data panel seimbang sebanyak 374 observasi provinsi-tahun. Setelah IHK disambung ulang ke basis tunggal (2012=100), UMP Riil menunjukkan tiga fase: pertumbuhan positif sebelum pandemi (2015–2019), kontraksi selama pandemi (2020–2022), dan pemulihan sebagian pascapandemi (2023–2025) yang belum kembali ke lintasan semula. Uji pemilihan model secara konsisten memilih Fixed Effects Model, dengan berbagai masalah diagnostik (heteroskedastisitas, autokorelasi, ketergantungan lintas unit) diatasi melalui cluster-robust standard errors serta pengecekan tambahan menggunakan Driscoll-Kraay dan wild cluster bootstrap. Hasil menunjukkan inflasi tidak memiliki hubungan yang stabil dengan kedua indikator kesejahteraan, sedangkan UMP Riil berhubungan negatif dan signifikan dengan TPM dan GINI pada model dasar, hubungan dengan kemiskinan lebih konsisten bertahan pada berbagai uji robustness dibanding hubungan dengan ketimpangan yang bersifat kondisional. Temuan ini mengindikasikan bahwa kebijakan upah minimum yang menjaga daya beli riil lebih konsisten menekan kemiskinan absolut dibanding meratakan distribusi pendapatan, dan bahwa pengaruh inflasi terhadap kesejahteraan sejalan dengan dugaan mekanisme erosi nilai riil upah, meski kausalitas mediasi ini tidak diuji secara formal.
Keywords : Inflation, Minimum Wage, Social Welfare, Poverty Rate, Gini Ratio, Panel Data, Indonesia., Inflasi, Upah Minimum, Kesejahteraan Masyarakat, Tingkat Kemiskinan, Gini Ratio, Data Panel, Indonesia.
Journal or Publication Title: UNSPECIFIED
Volume: UNSPECIFIED
Number: UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Ekonomi Pembangunan
Depositing User: Sesilia Spailen Ekawati Labuse
Date Deposited: 30 Sep 2026 03:47
Last Modified: 30 Sep 2026 03:48
URI: https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/18980

Actions (login required)

View Item
View Item